• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Minggu, September 13, 2026
  • Login
JeetNews
Advertisement
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olagraga
  • Teknologi
    • Otomotif
  • Wisata
    • Kuliner
  • Seni dan Budaya
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olagraga
  • Teknologi
    • Otomotif
  • Wisata
    • Kuliner
  • Seni dan Budaya
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
JeetNews
No Result
View All Result
Home Teknologi

Driver Desa Adat se-Bali Siap Meluncur! Tri Hita Trans Hampir Tuntas Guncang Transportasi 16 Mei 2026

JeettNews by JeettNews
April 19, 2026
in Teknologi
0
Ket foto: Konsolidasi awal 11 bendesa adat bersama komunitas mitra driver di Kantor BUPDA Desa Adat Canggu, Minggu (19/4/2026), menjadi fondasi penyamaan persepsi dalam penguatan sistem Tri Hita Trans menjelang peluncuran resmi.
60
SHARES
288
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JeettNews, Badung | Di tengah riuh polemik transportasi pariwisata yang tak kunjung menemukan titik temu, sebuah gerakan besar berbasis kearifan lokal Bali kini memasuki fase penentuan. Aplikasi transportasi digital Tri Hita Trans dilaporkan hampir rampung sepenuhnya dan ditargetkan resmi meluncur pada 16 Mei 2026. Momen ini tidak sekadar menjadi peluncuran teknologi baru, tetapi menjadi simbol kebangkitan ekonomi lokal Bali dalam merebut kembali ruang yang selama ini didominasi platform global.

Dorongan kuat pun mengemuka agar peluncuran ini dilakukan langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, dengan menghadirkan 29 bendesa adat dari kawasan strategis pariwisata Bali. Kehadiran mereka bukan hanya seremoni, melainkan bentuk legitimasi bahwa Tri Hita Trans adalah bagian dari gerakan transformasi ekonomi desa adat yang terintegrasi, sistematis, dan berkelanjutan.

Perjalanan menuju tahap ini tidak dibangun secara instan. Owner PT Sentrik Persada Nusantara, I Made Sudiana, menegaskan bahwa fondasi sistem ini dibangun dari bawah, melalui konsolidasi langsung dengan desa adat dan pelaku transportasi.

Ia mengungkapkan bahwa tahapan awal dimulai dari pertemuan bersama 11 bendesa adat dan komunitas driver sebagai mitra utama operasional. Konsolidasi tersebut berlangsung di Kantor BUPDA Desa Adat Canggu pada Minggu, 19 April 2026, yang menjadi titik awal penyamaan persepsi antara struktur adat dan pelaku lapangan.

Dalam forum tersebut, diskusi berlangsung terbuka dan kritis. Berbagai persoalan mendasar diurai tanpa sekat, mulai dari konflik antara driver lokal dan transportasi online global, ketimpangan distribusi pendapatan, hingga lemahnya posisi desa adat dalam mengendalikan aktivitas ekonomi di wilayahnya sendiri.

“Ini bukan sekadar aplikasi. Ini gerakan bersama. Kita harus mulai dari satu persepsi agar tidak terjadi konflik di kemudian hari,” tegas Sudiana.

Dari titik awal di Canggu tersebut, dukungan berkembang secara signifikan hingga mencakup 29 bendesa adat dari kawasan strategis seperti Beraban, Cemagi, Seseh, Pererenan, Canggu, Berawa, Tandeg, Padonan, Seminyak, Legian, Kuta, Tuban, Kelan, Bualu, Kampial, Kedonganan, Jimbaran, Kutuh, Pecatu, Ungasan, Tengkulung, Peminge, Tanjung Benoa, Serangan, Intaran, Sanur, hingga Kesiman. Wilayah-wilayah ini merupakan pusat aktivitas pariwisata sekaligus titik rawan konflik transportasi selama ini.

Dukungan besar tersebut sebelumnya telah dikonsolidasikan dalam pertemuan strategis di Gedung Jayasabha pada 10 Maret 2026. Dalam forum itu, seluruh bendesa adat menyatakan komitmen untuk memperkuat transformasi ekonomi desa adat melalui pemanfaatan teknologi digital.

Kelahiran Tri Hita Trans tidak bisa dilepaskan dari realitas ketimpangan yang terjadi selama ini. Sektor transportasi pariwisata berkembang pesat, namun manfaat ekonominya tidak sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat lokal. Sebaliknya, sebagian besar keuntungan justru mengalir ke luar, meninggalkan masyarakat lokal sebagai pelaku dengan margin terbatas.

Kondisi ini memicu konflik berkepanjangan, terutama di kawasan seperti Canggu dan Kuta, di mana perebutan penumpang antara driver lokal dan platform global kerap terjadi. Ketiadaan sistem yang adil dan terintegrasi membuat konflik ini terus berulang tanpa solusi yang jelas.

Dalam situasi tersebut, Tri Hita Trans hadir sebagai alternatif berbasis komunitas. Sudiana menegaskan bahwa tujuan utama aplikasi ini adalah menata ulang sistem transportasi secara menyeluruh dengan pendekatan yang berpihak pada masyarakat lokal.

“Kita ingin membalik keadaan. Ekonomi harus kembali ke masyarakat lokal. Jangan sampai kita hanya jadi penonton,” ujarnya.

Nama Tri Hita sendiri mengacu pada filosofi Tri Hita Karana yang menekankan harmoni antara manusia dengan Tuhan, sesama, dan lingkungan. Nilai ini menjadi dasar dalam membangun sistem operasional yang seimbang antara teknologi dan kearifan lokal.

Empat pilar utama menjadi fondasi sistem ini, yakni desa adat sebagai pengambil kebijakan, BUPDA sebagai pengelola ekonomi, pecalang sebagai pengawas lapangan, serta komunitas driver sebagai pelaku utama.

Salah satu keunggulan utama Tri Hita Trans adalah skema pembagian hasil yang lebih adil. Driver memperoleh 70 persen dari setiap transaksi, sementara 20 persen dialokasikan untuk desa adat melalui BUPDA, termasuk untuk pecalang dan komunitas driver. Sisanya digunakan untuk operasional koperasi dan aplikator.

Model ini menjadi representasi nyata ekonomi gotong royong berbasis digital, di mana setiap transaksi tidak hanya menghasilkan keuntungan individu, tetapi juga memperkuat struktur ekonomi desa adat.

Konsep ini diperkuat oleh I Nyoman Suarsadana yang menegaskan bahwa operasional sistem ini mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 118 Tahun 2018. Regulasi tersebut menegaskan bahwa aplikasi hanya sebagai penyelenggara sistem elektronik dan wajib bermitra dengan badan hukum seperti koperasi.

“Kami ingin driver berada dalam sistem yang terlindungi, bukan berjalan sendiri tanpa kepastian,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa Tri Hita Trans bukan sekadar platform, melainkan ekosistem yang mengintegrasikan teknologi, koperasi, dan nilai budaya lokal Bali.

Dalam tahapan Road to Launch, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi fokus utama. Driver tidak hanya dilatih secara teknis, tetapi juga dibekali nilai pelayanan berbasis kejujuran, etika, dan profesionalisme.

Prinsip Sapa, Senyum, Salam menjadi standar layanan yang wajib diterapkan. Bahkan, pelatihan berkelanjutan akan melibatkan para ahli untuk memastikan kualitas layanan tetap konsisten.

“Reputasi dibangun dari pelayanan. Satu kesalahan bisa berdampak luas. Karena itu karakter driver sangat penting,” jelasnya.

Aspek keamanan juga diperkuat melalui teknologi barcode dan pemindaian wajah untuk memastikan keaslian identitas driver. Sistem ini dirancang untuk menekan praktik penyalahgunaan identitas dan aktivitas ilegal.

Peran pecalang juga diperluas sebagai pengawas aktif di lapangan. Mereka memiliki kewenangan untuk melakukan penindakan jika terjadi pelanggaran, sehingga sistem tetap berjalan sesuai aturan adat dan operasional.

Hingga saat ini, sekitar 200 driver telah bergabung dalam sistem Tri Hita Trans. Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat seiring intensifikasi sosialisasi dan rekrutmen.

Namun, tantangan besar tetap membayangi. Industri transportasi digital dikenal sangat kompetitif, dengan faktor harga, kecepatan layanan, dan promosi sebagai penentu utama. Tri Hita Trans dituntut untuk tetap efisien dan adaptif tanpa kehilangan nilai dasarnya.

Di sisi lain, dukungan pemerintah menjadi faktor penentu. Gubernur Bali, Wayan Koster, sebelumnya telah menegaskan bahwa desa adat harus menjadi pelaku utama dalam pengelolaan ekonomi di wilayahnya.

“Potensi ekonomi desa adat harus dikelola sendiri. Ini milik krama Bali,” tegasnya.

Ia juga menyebut Tri Hita Trans sebagai langkah strategis dalam membangun kemandirian ekonomi desa adat yang terintegrasi.

Koster menekankan pentingnya membangun sistem ekonomi yang saling terhubung, di mana seluruh aktivitas bisnis di wilayah desa adat berada dalam kendali desa melalui unit usaha yang profesional.

“Jangan sampai kita hanya menikmati sedikit, sementara pihak luar menikmati lebih banyak,” ujarnya.

Dengan pendekatan tersebut, Tri Hita Trans tidak hanya menjadi solusi transportasi, tetapi bagian dari strategi besar pembangunan Bali berbasis adat dan teknologi modern.

Jika peluncuran pada 16 Mei 2026 benar-benar terealisasi dengan dukungan penuh gubernur dan 29 bendesa adat, maka ini akan menjadi titik balik dalam sejarah ekonomi Bali.

Bukan sekadar peluncuran aplikasi, tetapi deklarasi bahwa Bali siap mengambil kembali kendali atas ruang ekonominya sendiri.

Tri Hita Trans bukan hanya teknologi. Ia adalah gerakan kolektif. Ia adalah simbol perlawanan terhadap dominasi luar. Ia adalah masa depan ekonomi Bali yang berakar pada kekuatan adat dan budaya. tim/jet/ker

Previous Post

Dari Warung Pasar ke Jaringan Kuliner, BRI Antar Depot Betty Naik Kelas Lewat KUR dan Digitalisasi

Next Post

“Senyum Bali di Jalan Hilang”, Bule Prancis Dukung Keras Tri Hita Trans

JeettNews

JeettNews

Related Posts

Made Hiroki Rampungkan Mesin Pengolah Sampah “Solusi Aksara”, Siap Uji Operasi dalam Dua Bulan Mendatang
Teknologi

Made Hiroki Rampungkan Mesin Pengolah Sampah “Solusi Aksara”, Siap Uji Operasi dalam Dua Bulan Mendatang

Juni 13, 2026
Ojol TriHita Bergerak di Bali, Desa Adat Siap Kelola Transportasi Mandiri
Teknologi

Ojol TriHita Bergerak di Bali, Desa Adat Siap Kelola Transportasi Mandiri

Mei 26, 2026
Rekayasa Kenyamanan Termal, Penelitian Lama Membuktikan Kombinasi Material Dinding Bisa Jadi “AC Alami”
Teknologi

Rekayasa Kenyamanan Termal, Penelitian Lama Membuktikan Kombinasi Material Dinding Bisa Jadi “AC Alami”

Mei 23, 2026
TRIHITA Resmi Mengaspal di Bali, Desa Adat Bergerak Total Hadapi Dominasi Aplikator Besar
Teknologi

TRIHITA Resmi Mengaspal di Bali, Desa Adat Bergerak Total Hadapi Dominasi Aplikator Besar

Mei 16, 2026
Aplikasi Tri Hita Trans Siap Tancap Gas Terintegrasi Desa Adat Se-Bali
Teknologi

Aplikasi TRIHITA Trans Siap Diluncurkan, Ubah Sistem Transportasi dan Ekonomi Desa Adat

Mei 14, 2026
Pesan Gubernur Koster di Manis Kuningan
Teknologi

Koster Siap Resmikan Tri Hita Trans, Aplikasi Transportasi Lokal Berbasis Desa Adat Segera Diluncurkan

Mei 1, 2026
Next Post
“Senyum Bali di Jalan Hilang”, Bule Prancis Dukung Keras Tri Hita Trans

“Senyum Bali di Jalan Hilang”, Bule Prancis Dukung Keras Tri Hita Trans

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bandara Bali Utara Dikebut, Prabowo Ingin Jadi Pintu Masuk Pesawat Berbadan Lebar

Bandara Bali Utara Dikebut, Prabowo Ingin Jadi Pintu Masuk Pesawat Berbadan Lebar

Agustus 6, 2026
Kasus LPD Mambal Seret Nama Unud, Akademisi Disentil Bungkam

Kasus LPD Mambal Seret Nama Unud, Akademisi Disentil Bungkam

April 24, 2026
Gallery Kohinoor Diduga Caplok Sempadan Sungai, ARUN Bali Desak Kejati Bongkar dan Usut Pejabat Penerbit Izin

Gallery Kohinoor Diduga Caplok Sempadan Sungai, ARUN Bali Desak Kejati Bongkar dan Usut Pejabat Penerbit Izin

Mei 11, 2026
Panduan Singkat Uji Validitas dan Reliabilitas SEM PLS untuk Pilot Test Kuesioner Penelitian

Panduan Singkat Uji Validitas dan Reliabilitas SEM PLS untuk Pilot Test Kuesioner Penelitian

November 19, 2025
Akhir Pelarian Selepeg! Setelah Dua Tahun Bermanuver Hukum, Akhirnya Dijebloskan ke Penjara oleh Kejari Karangasem

Akhir Pelarian Selepeg! Setelah Dua Tahun Bermanuver Hukum, Akhirnya Dijebloskan ke Penjara oleh Kejari Karangasem

0
Toreh Rekor Baru! Bank BPD Bali Cetak Laba Rp998,7 Miliar, Bukti Nyata Ekonomi Bali Makin Inklusif

Toreh Rekor Baru! Bank BPD Bali Cetak Laba Rp998,7 Miliar, Bukti Nyata Ekonomi Bali Makin Inklusif

0
Akhiri Drama Selepeg! Kajari Karangasem Diapresiasi Tegas Jalankan Putusan Hukum Tetap

Akhiri Drama Selepeg! Kajari Karangasem Diapresiasi Tegas Jalankan Putusan Hukum Tetap

0
Samsat Masuk Desa Diserbu Warga! Wajib Pajak “Gajah Gemuk” Sibang Gede Bayar Rp17 Juta Usai Disapa Duta Pajak Cantik

Samsat Masuk Desa Diserbu Warga! Wajib Pajak “Gajah Gemuk” Sibang Gede Bayar Rp17 Juta Usai Disapa Duta Pajak Cantik

0
RUU Pengelolaan Ruang Udara Siap Disahkan: Catatan Kritis dari Dr. I Wayan Sudirta

Sudirta Soroti Celah Korupsi di Program Koperasi Merah Putih

September 11, 2026
Made Hiroki Bawa Teknologi Pirolisis dari Jepang ke Bali, Gubernur Bali Ditantang Buka Ruang Uji

Made Hiroki Bawa Teknologi Pirolisis dari Jepang ke Bali, Gubernur Bali Ditantang Buka Ruang Uji

September 8, 2026
Adi Wiryatama Gelontor Bantuan Petani di Buleleng Rp3,49 Miliar

Adi Wiryatama Gelontor Bantuan Petani di Buleleng Rp3,49 Miliar

September 6, 2026
Direksi BRI Turun Langsung Sapa Nasabah, Perkuat Komitmen Layani Rakyat di Hari Pelanggan Nasional

Direksi BRI Turun Langsung Sapa Nasabah, Perkuat Komitmen Layani Rakyat di Hari Pelanggan Nasional

September 5, 2026

Recent News

RUU Pengelolaan Ruang Udara Siap Disahkan: Catatan Kritis dari Dr. I Wayan Sudirta

Sudirta Soroti Celah Korupsi di Program Koperasi Merah Putih

September 11, 2026
Made Hiroki Bawa Teknologi Pirolisis dari Jepang ke Bali, Gubernur Bali Ditantang Buka Ruang Uji

Made Hiroki Bawa Teknologi Pirolisis dari Jepang ke Bali, Gubernur Bali Ditantang Buka Ruang Uji

September 8, 2026
Adi Wiryatama Gelontor Bantuan Petani di Buleleng Rp3,49 Miliar

Adi Wiryatama Gelontor Bantuan Petani di Buleleng Rp3,49 Miliar

September 6, 2026
Direksi BRI Turun Langsung Sapa Nasabah, Perkuat Komitmen Layani Rakyat di Hari Pelanggan Nasional

Direksi BRI Turun Langsung Sapa Nasabah, Perkuat Komitmen Layani Rakyat di Hari Pelanggan Nasional

September 5, 2026

Stay Connected test

  • 99 Subscribers

TENTANG JEETT NEWS

Selamat datang di JeettNews, media siber di mana berita disajikan dengan ketepatan makna, kecepatan penyampaian, dan akurasi yang terjaga.

ALAMAT REDAKSI

Jln. Cargo Kenanga XX No.8, Ubung Kaja, Denpasar Utara, Denpasar, Bali 80116.
Telp. : 088908012021

REDAKSI

Susunan Redaksi

Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik
Undang-undang Pers
Disklaimer

Follow Us

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

JeettNews.com © 2026

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olagraga
  • Teknologi
    • Otomotif
  • Wisata
    • Kuliner
  • Seni dan Budaya
  • Gaya Hidup

JeettNews.com © 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In