• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Senin, September 14, 2026
  • Login
JeetNews
Advertisement
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olagraga
  • Teknologi
    • Otomotif
  • Wisata
    • Kuliner
  • Seni dan Budaya
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olagraga
  • Teknologi
    • Otomotif
  • Wisata
    • Kuliner
  • Seni dan Budaya
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
JeetNews
No Result
View All Result
Home Politik

Apresiasi dan Catatan Kritis atas Pidato Presiden Prabowo tentang Kebijakan Ekonomi Makro dan Fiskal: Menatap Peluang, Memperkuat Ketahanan Bangsa

JeettNews by JeettNews
Mei 21, 2026
in Politik
0
Ket foto: Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, I Wayan Sudirta, menyampaikan apresiasi sekaligus catatan kritis terhadap pidato Presiden Prabowo Subianto mengenai Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal menuju Indonesia Emas.
53
SHARES
252
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JeettNews, Denpasar | Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, I Wayan Sudirta melontarkan apresiasi sekaligus catatan kritis tajam terhadap pidato Presiden Prabowo Subianto mengenai Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) yang disampaikan dalam Rapat Paripurna DPR RI. Dalam pandangannya, pidato tersebut menjadi penanda arah baru pembangunan nasional menuju Indonesia Emas, namun juga menyimpan tantangan serius yang harus dijawab secara nyata oleh pemerintah.

Dalam tulisan reflektifnya yang berjudul “Apresiasi dan Catatan Kritis atas Pidato Presiden Prabowo tentang Kebijakan Ekonomi Makro dan Fiskal: Menatap Peluang, Memperkuat Ketahanan Bangsa”, Sudirta menilai pidato Presiden Prabowo bukan sekadar pemaparan target statistik ekonomi, melainkan deklarasi besar tentang ambisi Indonesia keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah atau middle-income trap.

“Presiden menyampaikan optimisme bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat berada di kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen pada 2027 dan menuju 8 persen pada 2029. Ini adalah blueprint besar menuju kejayaan Indonesia Emas,” tulis Sudirta.

Ia mengapresiasi kuatnya narasi kedaulatan dan keberpihakan kepada rakyat dalam pidato tersebut. Menurutnya, fokus pemerintah terhadap swasembada pangan, penguatan energi nasional, hilirisasi komoditas, pendidikan vokasi, kesehatan, dan gizi anak menunjukkan arah kebijakan fiskal yang nasionalistis sekaligus humanis.

Sudirta secara khusus menyoroti keberanian pemerintah mendorong regulasi tata kelola ekspor sumber daya alam sebagai langkah memperkuat posisi Indonesia di tingkat global. Namun ia mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak memunculkan dualisme peran BUMN dan pemerintah sebagai regulator sekaligus aktor pasar.

“Perlu diantisipasi potensi political rent-seeking dan intervensi kepentingan dalam implementasinya,” tegasnya.

Meski demikian, politisi senior PDI Perjuangan itu mengingatkan bahwa optimisme ekonomi tidak boleh menutup mata terhadap berbagai persoalan serius di tingkat akar rumput. Ia menilai stabilitas ekonomi tidak akan pernah kokoh bila kepastian hukum, demokrasi, dan perlindungan hak asasi manusia mengalami kemunduran.

Dalam catatan kritisnya, Sudirta menyinggung berbagai persoalan yang menurutnya dapat menjadi ancaman serius bagi iklim investasi dan pembangunan nasional. Mulai dari dugaan praktik represif aparat, pembubaran ruang ekspresi budaya, lemahnya penegakan hukum dalam kasus kekerasan terhadap aktivis, hingga menguatnya sentralisasi kekuasaan yang melemahkan otonomi daerah.

“Pertumbuhan ekonomi membutuhkan stabilitas, tetapi stabilitas tidak boleh dibangun di atas represi hukum atau pembungkaman ekspresi budaya,” tulisnya tajam.

Ia juga mengkritisi potensi kebocoran fiskal dalam berbagai program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), revitalisasi Koperasi Merah Putih, pembangunan Sekolah Rakyat, hingga megaproyek Giant Sea Wall yang dinilai rawan menjadi bancakan korupsi institusional bila tanpa pengawasan ketat.

Tak hanya itu, Sudirta mengangkat ancaman serius dari mafia pajak, mafia tanah, dan mafia tambang yang menurutnya telah menggerogoti negara dari dalam. Praktik-praktik ilegal tersebut dinilai tidak hanya merusak lingkungan dan merampas hak masyarakat kecil, tetapi juga menggerus pendapatan negara.

Di sektor lingkungan, Sudirta memberi perhatian besar terhadap deforestasi hutan akibat ekspansi sawit dan proyek food estate yang dianggap serampangan. Ia menilai narasi ekonomi hijau pemerintah kerap kontradiktif dengan kenyataan di lapangan.

Sebagai solusi, Sudirta mendorong reformasi hukum total, pembentukan Satgas Anti-Mafia terintegrasi berbasis teknologi, penguatan sistem One Map Policy, digitalisasi pengawasan belanja sosial berbasis blockchain, hingga moratorium pembukaan lahan baru di kawasan hutan primer.

Ia juga mengusulkan pendekatan “Quadruple Helix” yang melibatkan pemerintah, korporasi, akademisi, dan komunitas lokal untuk mempercepat swasembada pangan dan energi nasional.

Di akhir tulisannya, Sudirta menegaskan bahwa pidato Presiden Prabowo telah menyalakan harapan besar bagi masa depan Indonesia. Namun menurutnya, visi besar tersebut hanya akan berhasil jika dibarengi keberanian membenahi fondasi hukum, demokrasi, lingkungan, dan tata kelola pemerintahan.

“Indonesia jangan hanya menjadi negara ekonomi raksasa secara statistik, tetapi harus benar-benar menjadi bangsa yang berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan,” pungkasnya. tim/jet

 

 

Previous Post

Manifesto Kebangkitan Nasional: Membakar Kembali Api Trisakti di Tengah Badai Krisis Menuju Indonesia Emas 2045

Next Post

Rekayasa Kenyamanan Termal, Penelitian Lama Membuktikan Kombinasi Material Dinding Bisa Jadi “AC Alami”

JeettNews

JeettNews

Related Posts

Adi Wiryatama Gelontor Bantuan Petani di Buleleng Rp3,49 Miliar
Politik

Adi Wiryatama Gelontor Bantuan Petani di Buleleng Rp3,49 Miliar

September 6, 2026
Refleksi Hari Konstitusi: Merajut Keberagaman dan Menguatkan Konstitusi Menuju Indonesia Emas
Politik

Wayan Sudirta: Jangan Biarkan Pembangunan Indonesia Ganti Haluan Setiap Ganti Pemimpin

September 2, 2026
Wayan Geredeg, 144 Ribu Suara Calon DPD RI Belum Membawa ke Senayan
Politik

Wayan Geredeg, 144 Ribu Suara Calon DPD RI Belum Membawa ke Senayan

Agustus 21, 2026
Refleksi Hari Konstitusi: Merajut Keberagaman dan Menguatkan Konstitusi Menuju Indonesia Emas
Politik

Refleksi Hari Konstitusi: Merajut Keberagaman dan Menguatkan Konstitusi Menuju Indonesia Emas

Agustus 18, 2026
RUU Pengelolaan Ruang Udara Siap Disahkan: Catatan Kritis dari Dr. I Wayan Sudirta
Politik

81 Tahun Bukan Sekadar Merdeka: Apakah Kita Benar-benar Berdaulat, Adil, dan Makmur?

Agustus 16, 2026
RUU Pengelolaan Ruang Udara Siap Disahkan: Catatan Kritis dari Dr. I Wayan Sudirta
Politik

Menakar 663 Hari Kemudi Presiden Prabowo: Tinjauan Hukum, Ekonomi, dan Demokrasi atas Pidato Kenegaraan 14 Agustus 2026

Agustus 14, 2026
Next Post
Rekayasa Kenyamanan Termal, Penelitian Lama Membuktikan Kombinasi Material Dinding Bisa Jadi “AC Alami”

Rekayasa Kenyamanan Termal, Penelitian Lama Membuktikan Kombinasi Material Dinding Bisa Jadi “AC Alami”

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bandara Bali Utara Dikebut, Prabowo Ingin Jadi Pintu Masuk Pesawat Berbadan Lebar

Bandara Bali Utara Dikebut, Prabowo Ingin Jadi Pintu Masuk Pesawat Berbadan Lebar

Agustus 6, 2026
Kasus LPD Mambal Seret Nama Unud, Akademisi Disentil Bungkam

Kasus LPD Mambal Seret Nama Unud, Akademisi Disentil Bungkam

April 24, 2026
Gallery Kohinoor Diduga Caplok Sempadan Sungai, ARUN Bali Desak Kejati Bongkar dan Usut Pejabat Penerbit Izin

Gallery Kohinoor Diduga Caplok Sempadan Sungai, ARUN Bali Desak Kejati Bongkar dan Usut Pejabat Penerbit Izin

Mei 11, 2026
Panduan Singkat Uji Validitas dan Reliabilitas SEM PLS untuk Pilot Test Kuesioner Penelitian

Panduan Singkat Uji Validitas dan Reliabilitas SEM PLS untuk Pilot Test Kuesioner Penelitian

November 19, 2025
Akhir Pelarian Selepeg! Setelah Dua Tahun Bermanuver Hukum, Akhirnya Dijebloskan ke Penjara oleh Kejari Karangasem

Akhir Pelarian Selepeg! Setelah Dua Tahun Bermanuver Hukum, Akhirnya Dijebloskan ke Penjara oleh Kejari Karangasem

0
Toreh Rekor Baru! Bank BPD Bali Cetak Laba Rp998,7 Miliar, Bukti Nyata Ekonomi Bali Makin Inklusif

Toreh Rekor Baru! Bank BPD Bali Cetak Laba Rp998,7 Miliar, Bukti Nyata Ekonomi Bali Makin Inklusif

0
Akhiri Drama Selepeg! Kajari Karangasem Diapresiasi Tegas Jalankan Putusan Hukum Tetap

Akhiri Drama Selepeg! Kajari Karangasem Diapresiasi Tegas Jalankan Putusan Hukum Tetap

0
Samsat Masuk Desa Diserbu Warga! Wajib Pajak “Gajah Gemuk” Sibang Gede Bayar Rp17 Juta Usai Disapa Duta Pajak Cantik

Samsat Masuk Desa Diserbu Warga! Wajib Pajak “Gajah Gemuk” Sibang Gede Bayar Rp17 Juta Usai Disapa Duta Pajak Cantik

0
RUU Pengelolaan Ruang Udara Siap Disahkan: Catatan Kritis dari Dr. I Wayan Sudirta

Sudirta Soroti Celah Korupsi di Program Koperasi Merah Putih

September 11, 2026
Made Hiroki Bawa Teknologi Pirolisis dari Jepang ke Bali, Gubernur Bali Ditantang Buka Ruang Uji

Made Hiroki Bawa Teknologi Pirolisis dari Jepang ke Bali, Gubernur Bali Ditantang Buka Ruang Uji

September 8, 2026
Adi Wiryatama Gelontor Bantuan Petani di Buleleng Rp3,49 Miliar

Adi Wiryatama Gelontor Bantuan Petani di Buleleng Rp3,49 Miliar

September 6, 2026
Direksi BRI Turun Langsung Sapa Nasabah, Perkuat Komitmen Layani Rakyat di Hari Pelanggan Nasional

Direksi BRI Turun Langsung Sapa Nasabah, Perkuat Komitmen Layani Rakyat di Hari Pelanggan Nasional

September 5, 2026

Recent News

RUU Pengelolaan Ruang Udara Siap Disahkan: Catatan Kritis dari Dr. I Wayan Sudirta

Sudirta Soroti Celah Korupsi di Program Koperasi Merah Putih

September 11, 2026
Made Hiroki Bawa Teknologi Pirolisis dari Jepang ke Bali, Gubernur Bali Ditantang Buka Ruang Uji

Made Hiroki Bawa Teknologi Pirolisis dari Jepang ke Bali, Gubernur Bali Ditantang Buka Ruang Uji

September 8, 2026
Adi Wiryatama Gelontor Bantuan Petani di Buleleng Rp3,49 Miliar

Adi Wiryatama Gelontor Bantuan Petani di Buleleng Rp3,49 Miliar

September 6, 2026
Direksi BRI Turun Langsung Sapa Nasabah, Perkuat Komitmen Layani Rakyat di Hari Pelanggan Nasional

Direksi BRI Turun Langsung Sapa Nasabah, Perkuat Komitmen Layani Rakyat di Hari Pelanggan Nasional

September 5, 2026

Stay Connected test

  • 99 Subscribers

TENTANG JEETT NEWS

Selamat datang di JeettNews, media siber di mana berita disajikan dengan ketepatan makna, kecepatan penyampaian, dan akurasi yang terjaga.

ALAMAT REDAKSI

Jln. Cargo Kenanga XX No.8, Ubung Kaja, Denpasar Utara, Denpasar, Bali 80116.
Telp. : 088908012021

REDAKSI

Susunan Redaksi

Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik
Undang-undang Pers
Disklaimer

Follow Us

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

JeettNews.com © 2026

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olagraga
  • Teknologi
    • Otomotif
  • Wisata
    • Kuliner
  • Seni dan Budaya
  • Gaya Hidup

JeettNews.com © 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In