• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Rabu, Juli 29, 2026
  • Login
JeetNews
Advertisement
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olagraga
  • Teknologi
    • Otomotif
  • Wisata
    • Kuliner
  • Seni dan Budaya
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olagraga
  • Teknologi
    • Otomotif
  • Wisata
    • Kuliner
  • Seni dan Budaya
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
JeetNews
No Result
View All Result
Home Politik

Membaca Arah Reformasi Polri, Wayan Sudirta: Saatnya Polisi Kembali Menjadi Milik Rakyat

JeettNews by JeettNews
Mei 17, 2026
in Politik
0
Ket foto: Anggota Komisi III DPR RI I Wayan Sudirta menyoroti pentingnya reformasi total di tubuh Polri, mulai dari pembenahan budaya organisasi, pengawasan, hingga tata kelola SDM demi mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
52
SHARES
248
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JeettNews, Jakarta | Reformasi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menjadi sorotan nasional. Di tengah menurunnya kepercayaan publik akibat berbagai kasus yang menyeret oknum aparat, wacana pembenahan besar-besaran institusi Polri kini kembali menguat setelah Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) menyerahkan laporan setebal sekitar 3.000 halaman kepada Presiden Prabowo Subianto.

Laporan itu bukan sekadar dokumen administratif. Di dalamnya terkandung kritik keras, evaluasi mendalam, hingga rekomendasi strategis terkait masa depan Polri. Mulai dari penguatan Kompolnas, revisi Undang-Undang Polri, mekanisme pengangkatan Kapolri, hingga reformasi kultur dan struktur kelembagaan kepolisian.

Sorotan tajam terhadap arah reformasi Polri itu disampaikan Anggota Komisi III DPR RI I Wayan Sudirta melalui sebuah opini mendalam yang menekankan bahwa reformasi Polri bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak demi menyelamatkan marwah institusi kepolisian di mata rakyat.

Menurut Sudirta, Polri merupakan institusi yang paling dekat dan paling sering bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, setiap tindakan aparat akan selalu menjadi cermin bagaimana negara hadir di tengah rakyat.

“Polri adalah salah satu indikator utama untuk menakar bagaimana kekuasaan dijalankan di Indonesia. Maka reformasi terhadap Polri tidak bisa hanya menyentuh permukaan, tetapi harus masuk sampai ke akar budaya dan sistem,” tegasnya.

Ia menilai, berbagai slogan dan program transformasi Polri selama ini sejatinya telah menunjukkan niat baik institusi tersebut untuk berubah. Mulai dari slogan “Polisi Sahabat Masyarakat”, konsep Promoter (Profesional, Modern, dan Terpercaya), hingga Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). Namun dalam praktiknya, sejumlah kasus yang mencuat justru membuat citra Polri kembali tergerus.

Komisi III DPR RI sendiri mencatat sejumlah persoalan serius yang selama ini menjadi sorotan publik. Mulai dari dugaan kekerasan berlebihan, tindakan extra judicial killing, penyalahgunaan kewenangan, kriminalisasi, praktik backing, korupsi, hingga lambannya respons terhadap pengaduan masyarakat.

Tak hanya itu, KPRP juga menemukan sedikitnya sembilan persoalan budaya di tubuh Polri yang dianggap menghambat reformasi. Di antaranya budaya kekerasan, pola pikir militeristik, budaya korupsi, gaya hidup hedonis, loyalitas buta terhadap sesama anggota, impunitas, hingga praktik manipulatif demi mengejar target.

“Ini bukan hanya soal oknum. Ini soal sistem yang harus diperbaiki secara menyeluruh,” ujar Sudirta.

Ia menekankan bahwa reformasi Polri jilid baru harus dimulai dari revisi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri. Menurutnya, perubahan regulasi merupakan pintu utama untuk membangun sistem kepolisian yang modern, profesional, dan berpihak pada masyarakat.

Salah satu aspek penting yang disorot adalah pembenahan sistem rekrutmen dan pendidikan anggota Polri. Sudirta menilai, reformasi tidak akan pernah berhasil jika akar pembentukan personel masih bermasalah.

Ia menegaskan bahwa sistem rekrutmen harus benar-benar bersih, transparan, dan berbasis kompetensi. Sebab dari sanalah kultur organisasi dibentuk.

“Budaya profesional dan berintegritas harus ditanamkan sejak awal, bukan setelah seseorang sudah masuk sistem,” katanya.

Selain itu, pengawasan internal dan eksternal juga dinilai harus diperkuat. Sudirta mendukung penguatan Kompolnas, namun dengan batas kewenangan yang jelas agar tidak sekadar menjadi lembaga formalitas tanpa fungsi nyata.

Di sisi lain, ia juga menyoroti pentingnya pengawasan internal Polri berjalan efektif melalui sistem reward and punishment yang tegas, termasuk mekanisme whistleblowing dan pengawasan 360 derajat.

“Kalau pengawasan dari dalam tidak jalan, pengawasan dari luar juga tidak akan efektif,” tegasnya.

Hal lain yang menjadi sorotan adalah soal tata kelola sumber daya manusia dan penugasan anggota Polri di luar institusi kepolisian. Sudirta menilai penempatan anggota Polri di berbagai jabatan sipil harus dibatasi secara ketat.

Menurutnya, jika seorang anggota Polri ingin berkarier di bidang lain, maka yang bersangkutan seharusnya mengundurkan diri dari institusi kepolisian agar tidak terjadi rangkap jabatan dan eksklusivitas kekuasaan.

Dalam aspek penegakan hukum, Sudirta juga menyoroti lahirnya KUHAP baru yang mengatur lebih ketat kewenangan penyidik. Ia menilai UU Polri nantinya harus mampu menjamin perlindungan hak-hak warga negara serta mencegah praktik kekerasan dan penyiksaan.

Ia juga mendorong Polri mulai bertransformasi menuju konsep “Smart Democratic Policing”, yakni model kepolisian modern yang mengedepankan deteksi dini, pendekatan preventif, pelayanan masyarakat, dan pemanfaatan teknologi.

Konsep ini, menurutnya, akan mengubah wajah Polri dari aparat yang selama ini identik dengan penindakan menjadi institusi yang benar-benar hadir di tengah masyarakat.

“Polisi bukan hanya meniup peluit atau menilang. Polisi harus memahami akar persoalan masyarakat dan ikut menjadi bagian dari solusi,” katanya.

Dalam pandangannya, tantangan terbesar reformasi Polri sebenarnya bukan semata soal pergantian pimpinan atau mekanisme pengangkatan Kapolri, melainkan bagaimana mengubah budaya organisasi yang selama ini masih dianggap militeristik menjadi institusi sipil modern yang terbuka terhadap kritik dan pengawasan publik.

Sudirta menilai penerapan prinsip good governance menjadi mutlak dilakukan di seluruh struktur Polri. Transparansi, keterbukaan, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi harus menjadi fondasi baru institusi kepolisian.

Ia bahkan menyebut konsep “Polri 5.0” sebagai arah masa depan kepolisian Indonesia, yakni Polri yang memanfaatkan teknologi digital tidak hanya untuk mendukung kerja aparat, tetapi juga memastikan transparansi dan pengawasan publik berjalan maksimal.

Meski mengakui masih banyak persoalan di tubuh Polri, Sudirta tetap optimistis institusi tersebut mampu berbenah dan merebut kembali kepercayaan rakyat. “Tiada gading yang tak retak. Tapi masyarakat masih percaya Polri mampu berubah menjadi lebih baik,” ujarnya.

Baginya, reformasi Polri bukan hanya tugas pemerintah atau DPR semata, melainkan perjuangan bersama seluruh elemen bangsa demi menghadirkan institusi kepolisian yang kredibel, profesional, humanis, dan dicintai masyarakat. tim/jet/ker

Previous Post

TRIHITA Resmi Mengaspal di Bali, Desa Adat Bergerak Total Hadapi Dominasi Aplikator Besar

Next Post

FIT HUB Berevolusi Besar-Besaran, Member Kini Bisa Nikmati Gym Modern, Lounge hingga HYROX Class

JeettNews

JeettNews

Related Posts

Gerindra Bongkar Borok APBD Denpasar, SiLPA Rp644,7 Miliar Jadi Sorotan
Politik

Gerindra Bongkar Borok APBD Denpasar, SiLPA Rp644,7 Miliar Jadi Sorotan

Juli 14, 2026
RUU Pengelolaan Ruang Udara Siap Disahkan: Catatan Kritis dari Dr. I Wayan Sudirta
Politik

Pengkhianatan di Jantung Keadilan: Menggugat Elit Penegak Hukum dalam Terang Pancasila dan Asta Cita

Juli 12, 2026
Jembatan Bodong di Tukad Yeh Kutikan Dibiarkan Berdiri, Satpol PP Tabanan Lempar Tanggung Jawab ke Pusat
Politik

Peringatan BWS Diabaikan, Pemilik Jembatan Bodong Tebal Muka, Ngurah Bobby: Hukum Harus Ditegakkan

Juli 9, 2026
RUU Pengelolaan Ruang Udara Siap Disahkan: Catatan Kritis dari Dr. I Wayan Sudirta
Politik

8 Dekade Bhayangkara: di Antara Kemuliaan Pengabdian dan Darurat Reformasi Kultural

Juli 1, 2026
Skandal Bansos Badung, Ormas Arun Bali Bongkar Dugaan Orang Kaya Terima Bantuan THR
Politik

ARUN Bali Desak APH Usut Zona Kuning Misterius di Tengah Sawah, Sinyal Dugaan Kolusi Tata Ruang

Juni 24, 2026
RUU Pengelolaan Ruang Udara Siap Disahkan: Catatan Kritis dari Dr. I Wayan Sudirta
Politik

F-PDI Perjuangan Sampaikan Lima Catatan Krusial terhadap RUU Polri, Tegaskan Supremasi Sipil dan Negara Hukum

Juni 9, 2026
Next Post
FIT HUB Berevolusi Besar-Besaran, Member Kini Bisa Nikmati Gym Modern, Lounge hingga HYROX Class

FIT HUB Berevolusi Besar-Besaran, Member Kini Bisa Nikmati Gym Modern, Lounge hingga HYROX Class

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kasus LPD Mambal Seret Nama Unud, Akademisi Disentil Bungkam

Kasus LPD Mambal Seret Nama Unud, Akademisi Disentil Bungkam

April 24, 2026
Gallery Kohinoor Diduga Caplok Sempadan Sungai, ARUN Bali Desak Kejati Bongkar dan Usut Pejabat Penerbit Izin

Gallery Kohinoor Diduga Caplok Sempadan Sungai, ARUN Bali Desak Kejati Bongkar dan Usut Pejabat Penerbit Izin

Mei 11, 2026
Panduan Singkat Uji Validitas dan Reliabilitas SEM PLS untuk Pilot Test Kuesioner Penelitian

Panduan Singkat Uji Validitas dan Reliabilitas SEM PLS untuk Pilot Test Kuesioner Penelitian

November 19, 2025
Pekerja Bali Ditindas, Disnaker Bersama Ormas ARUN Bongkar Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan Bule Australia

Pekerja Bali Ditindas, Disnaker Bersama Ormas ARUN Bongkar Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan Bule Australia

April 8, 2026
Akhir Pelarian Selepeg! Setelah Dua Tahun Bermanuver Hukum, Akhirnya Dijebloskan ke Penjara oleh Kejari Karangasem

Akhir Pelarian Selepeg! Setelah Dua Tahun Bermanuver Hukum, Akhirnya Dijebloskan ke Penjara oleh Kejari Karangasem

0
Toreh Rekor Baru! Bank BPD Bali Cetak Laba Rp998,7 Miliar, Bukti Nyata Ekonomi Bali Makin Inklusif

Toreh Rekor Baru! Bank BPD Bali Cetak Laba Rp998,7 Miliar, Bukti Nyata Ekonomi Bali Makin Inklusif

0
Akhiri Drama Selepeg! Kajari Karangasem Diapresiasi Tegas Jalankan Putusan Hukum Tetap

Akhiri Drama Selepeg! Kajari Karangasem Diapresiasi Tegas Jalankan Putusan Hukum Tetap

0
Samsat Masuk Desa Diserbu Warga! Wajib Pajak “Gajah Gemuk” Sibang Gede Bayar Rp17 Juta Usai Disapa Duta Pajak Cantik

Samsat Masuk Desa Diserbu Warga! Wajib Pajak “Gajah Gemuk” Sibang Gede Bayar Rp17 Juta Usai Disapa Duta Pajak Cantik

0
Penggugat Berstatus Tersangka, Sengketa SHM I Gusti Putu Wirawan Berlanjut di PN Denpasar

Penggugat Berstatus Tersangka, Sengketa SHM I Gusti Putu Wirawan Berlanjut di PN Denpasar

Juli 27, 2026
Samsung Galaxy Watch Ultra2, Smartwatch Premium dengan Health Insights Berbasis AI untuk Trail Running, Diving, dan Kesehatan Preventif

Samsung Galaxy Watch Ultra2, Smartwatch Premium dengan Health Insights Berbasis AI untuk Trail Running, Diving, dan Kesehatan Preventif

Juli 25, 2026
RUU Pengelolaan Ruang Udara Siap Disahkan: Catatan Kritis dari Dr. I Wayan Sudirta

Bilah Kembar Keadilan: Menggugat Integritas dan Merayakan Prestasi Adhyaksa di HBA ke-66

Juli 22, 2026
BKS LPD Bali Optimistis Kinerja LPD Tetap Positif, Penguatan Regulasi dan SDM Dipercepat

BKS LPD Bali Optimistis Kinerja LPD Tetap Positif, Penguatan Regulasi dan SDM Dipercepat

Juli 20, 2026

Recent News

Penggugat Berstatus Tersangka, Sengketa SHM I Gusti Putu Wirawan Berlanjut di PN Denpasar

Penggugat Berstatus Tersangka, Sengketa SHM I Gusti Putu Wirawan Berlanjut di PN Denpasar

Juli 27, 2026
Samsung Galaxy Watch Ultra2, Smartwatch Premium dengan Health Insights Berbasis AI untuk Trail Running, Diving, dan Kesehatan Preventif

Samsung Galaxy Watch Ultra2, Smartwatch Premium dengan Health Insights Berbasis AI untuk Trail Running, Diving, dan Kesehatan Preventif

Juli 25, 2026
RUU Pengelolaan Ruang Udara Siap Disahkan: Catatan Kritis dari Dr. I Wayan Sudirta

Bilah Kembar Keadilan: Menggugat Integritas dan Merayakan Prestasi Adhyaksa di HBA ke-66

Juli 22, 2026
BKS LPD Bali Optimistis Kinerja LPD Tetap Positif, Penguatan Regulasi dan SDM Dipercepat

BKS LPD Bali Optimistis Kinerja LPD Tetap Positif, Penguatan Regulasi dan SDM Dipercepat

Juli 20, 2026

TENTANG JEETT NEWS

Selamat datang di JeettNews, media siber di mana berita disajikan dengan ketepatan makna, kecepatan penyampaian, dan akurasi yang terjaga.

ALAMAT REDAKSI

Jln. Cargo Kenanga XX No.8, Ubung Kaja, Denpasar Utara, Denpasar, Bali 80116.
Telp. : 088908012021

REDAKSI

Susunan Redaksi

Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik
Undang-undang Pers
Disklaimer

Follow Us

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

JeettNews.com © 2026

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olagraga
  • Teknologi
    • Otomotif
  • Wisata
    • Kuliner
  • Seni dan Budaya
  • Gaya Hidup

JeettNews.com © 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In