• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Selasa, Oktober 27, 2026
  • Login
JeetNews
Advertisement
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olagraga
  • Teknologi
    • Otomotif
  • Wisata
    • Kuliner
  • Seni dan Budaya
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olagraga
  • Teknologi
    • Otomotif
  • Wisata
    • Kuliner
  • Seni dan Budaya
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
JeetNews
No Result
View All Result
Home Politik

Cabe Tembus Rp105 Ribu Per Kg, Adi Wiryatama Turun Langsung Sidak Pasar Kediri dan Gudang Bulog

JeettNews by JeettNews
Maret 5, 2026
in Politik
0
Ket foto: Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Nyoman Adi Wiryatama saat melakukan Cabe Tembus Rp105 Ribu Per Kg, Adi Wiryatama Turun Langsung Sidak Pasar Kediri dan Gudang Bulogsidak harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Tradisional Kediri, Kabupaten Tabanan, Rabu (4/3/2026). Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan stabilitas harga pangan menjelang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri. 
52
SHARES
248
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tabanan, PancarPOS | Lonjakan harga cabai keriting hingga menembus Rp105 ribu per kilogram menjadi sorotan dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Nyoman Adi Wiryatama, ke Pasar Tradisional Kediri dan Gudang Bulog Kediri, Kabupaten Tabanan, Rabu, 4 Maret 2026.

Sidak tersebut dilakukan di sela masa reses Adi Wiryatama sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Bali. Dalam kegiatan itu, mantan Bupati Tabanan dua periode yang juga pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Bali tersebut turun langsung memantau kondisi harga serta ketersediaan bahan pokok masyarakat menjelang dua momentum besar keagamaan, yakni Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idulfitri.

Kunjungan tersebut turut didampingi Kepala Perum Bulog Provinsi Bali, jajaran Satgas Pangan Polda Bali, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tabanan.

Sejak tiba di Pasar Kediri, Adi Wiryatama langsung berkeliling menyusuri lapak-lapak pedagang sembako, sayuran, dan kebutuhan pokok lainnya. Ia menyempatkan diri berdialog langsung dengan pedagang serta pembeli untuk mengetahui secara nyata perkembangan harga di pasar tradisional tersebut.

Dalam dialog dengan pedagang, diketahui bahwa sebagian besar harga kebutuhan pokok masyarakat masih relatif stabil. Harga beras masih berada dalam kisaran normal dan tidak mengalami lonjakan berarti. Demikian pula harga minyak goreng yang masih tersedia dengan pasokan cukup serta harga yang relatif terkendali.

Namun satu komoditas yang mengalami kenaikan cukup signifikan adalah cabai keriting. Sejumlah pedagang mengungkapkan bahwa dalam beberapa hari terakhir harga cabai keriting melonjak tajam hingga mencapai Rp105 ribu per kilogram.

Kenaikan harga tersebut dipicu oleh berkurangnya pasokan dari daerah sentra produksi, sementara permintaan pasar meningkat menjelang hari raya. Adi Wiryatama mengaku cukup mencermati lonjakan harga cabai tersebut. Menurutnya, komoditas hortikultura seperti cabai memang kerap mengalami fluktuasi harga karena sangat dipengaruhi oleh kondisi produksi dan distribusi.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah tetap harus melakukan langkah antisipasi agar kenaikan harga tidak terus melambung. “Dari hasil pemantauan di Pasar Kediri, sebagian besar harga kebutuhan pokok masih stabil. Beras aman, minyak goreng juga stabil. Namun kita melihat cabai keriting mengalami lonjakan hingga sekitar Rp105 ribu per kilogram,” ujar Adi Wiryatama.

Ia meminta instansi terkait untuk terus memantau perkembangan harga cabai di pasar tradisional. Menurutnya, apabila lonjakan harga terus berlanjut, pemerintah perlu menyiapkan langkah stabilisasi seperti penguatan distribusi maupun operasi pasar.

Bagi Adi Wiryatama, sidak tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab pengawasan DPR RI terhadap sektor pangan nasional. Sebagai anggota Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian dan pangan, ia menilai penting untuk memastikan secara langsung kondisi di lapangan.

Terlebih Bali akan menghadapi dua momentum hari raya besar yang biasanya memicu peningkatan konsumsi masyarakat. Karena itu, stabilitas harga dan ketersediaan stok pangan harus benar-benar terjaga. “Kita ingin memastikan masyarakat tidak mengalami kesulitan mendapatkan bahan pokok menjelang Hari Raya Nyepi dan Lebaran,” tegasnya.

Setelah melakukan pemantauan di Pasar Kediri, rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke Gudang Bulog Kediri di Kabupaten Tabanan. Di gudang tersebut, Adi Wiryatama meninjau langsung kondisi cadangan beras pemerintah yang disimpan oleh Perum Bulog.

Ia juga menerima laporan dari kepala gudang terkait jumlah stok beras yang tersedia untuk wilayah Bali. Berdasarkan laporan tersebut, stok beras yang tersimpan di Gudang Bulog Kediri masih dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Nyepi dan Lebaran.

Cadangan beras pemerintah yang tersedia dinilai cukup untuk menjaga stabilitas pasokan apabila terjadi lonjakan permintaan di pasar. Namun dalam peninjauan tersebut, Adi Wiryatama juga menemukan bahwa masih terdapat sejumlah stok beras yang berlabel luar negeri.

Beberapa karung beras diketahui berasal dari negara Thailand, Vietnam, dan Pakistan. Meski demikian, komposisi stok beras yang tersedia saat ini sudah didominasi oleh beras produksi dalam negeri. Berdasarkan laporan dari pihak Bulog, sekitar 70 persen stok beras yang tersedia merupakan hasil produksi dalam negeri, sedangkan sekitar 30 persen merupakan beras impor.

Adi Wiryatama menilai kondisi tersebut masih dapat dipahami dalam konteks pengelolaan cadangan pangan nasional. Ia menjelaskan bahwa kebijakan impor beras biasanya dilakukan pemerintah sebagai langkah menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan stok nasional ketika produksi dalam negeri belum mencukupi.

Namun ia menegaskan bahwa pemerintah tetap harus mengutamakan hasil produksi petani dalam negeri. Menurutnya, penguatan produksi pangan lokal menjadi kunci dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional. “Kita masih melihat ada beras impor dari Thailand, Vietnam, dan Pakistan. Tetapi komposisinya sekarang sudah didominasi beras dalam negeri sekitar 70 persen. Artinya produksi petani kita tetap menjadi prioritas,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan sektor pertanian agar ketergantungan terhadap impor dapat terus dikurangi. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar untuk mencapai kemandirian pangan apabila sektor pertanian dikelola secara optimal. Sebagai negara agraris, Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah serta tenaga kerja yang besar di sektor pertanian.

Namun berbagai tantangan seperti alih fungsi lahan, perubahan iklim, serta persoalan distribusi hasil panen masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama. Karena itu, Adi Wiryatama menegaskan bahwa Komisi IV DPR RI akan terus mengawal berbagai kebijakan yang berkaitan dengan sektor pertanian dan pangan.

Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Bulog, serta aparat penegak hukum dapat terus diperkuat dalam menjaga stabilitas pangan. Bagi Adi Wiryatama, stabilitas pangan bukan hanya soal ketersediaan barang di pasar, tetapi juga menyangkut stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Ia berharap masyarakat Bali dapat menjalani Hari Raya Nyepi dan Idulfitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap kebutuhan pokok. “Yang terpenting masyarakat tetap bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang terjangkau dan stok yang tersedia,” ujarnya. aka/jet

Tags: Adi WiryatamaCabe Tembus Rp105 Ribu Per KgGudang BulogSidak Pasar KediriTurun Langsung
Previous Post

Meledak! Sopir Lokal Bali Rebutan Ingin Gabung Tri Hita Trans, Transportasi Desa Adat Bangkit

Next Post

“Sing Main-Main”, Trihita Trans Buka Pendaftaran Mitra Driver, Caranya Mudah dan Terintegrasi Desa Adat di Bali

JeettNews

JeettNews

Related Posts

RUU Pengelolaan Ruang Udara Siap Disahkan: Catatan Kritis dari Dr. I Wayan Sudirta
Politik

Menjelang Seabad Sumpah Pemuda, Prabowo Ditantang Berantas Oligarki dan Wujudkan Keadilan Sosial

Oktober 26, 2026
Refleksi Hari Konstitusi: Merajut Keberagaman dan Menguatkan Konstitusi Menuju Indonesia Emas
Politik

Sudirta Minta Polri Bongkar Aktor Intelektual Karhutla, Jangan Berhenti pada 243 Orang dan 13 Korporasi

Oktober 26, 2026
Wayan Sudirta Minta Kapolda Bali Tiru Agenda Kapolri, Soroti Pelayanan Publik hingga Aset Desa Adat
Politik

Wayan Sudirta Minta Kapolda Bali Tiru Agenda Kapolri, Soroti Pelayanan Publik hingga Aset Desa Adat

Oktober 22, 2026
Krisis Guru Agama SD di Denpasar, Aryawan Desak Disdikpora Bergerak Berbasis Data
Politik

Krisis Guru Agama SD di Denpasar, Aryawan Desak Disdikpora Bergerak Berbasis Data

Oktober 22, 2026
Refleksi Hari Konstitusi: Merajut Keberagaman dan Menguatkan Konstitusi Menuju Indonesia Emas
Politik

Krisis BBM di Bali, Sudirta Beri Pertamina Waktu 24 Jam Pulihkan Pasokan

Oktober 14, 2026
Refleksi Hari Konstitusi: Merajut Keberagaman dan Menguatkan Konstitusi Menuju Indonesia Emas
Politik

Arah Baru Kebijakan Profesi Advokat: Urgensi Pengaturan Regulator dalam Menghadirkan Jaminan Profesionalisme Advokat

Oktober 7, 2026
Next Post
Siap Mengaspal di Delapan Desa Adat, Tri Hita Trans Launching Revolusi Transportasi Berbasis Desa Adat

"Sing Main-Main", Trihita Trans Buka Pendaftaran Mitra Driver, Caranya Mudah dan Terintegrasi Desa Adat di Bali

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bandara Bali Utara Dikebut, Prabowo Ingin Jadi Pintu Masuk Pesawat Berbadan Lebar

Bandara Bali Utara Dikebut, Prabowo Ingin Jadi Pintu Masuk Pesawat Berbadan Lebar

Agustus 6, 2026
Kasus LPD Mambal Seret Nama Unud, Akademisi Disentil Bungkam

Kasus LPD Mambal Seret Nama Unud, Akademisi Disentil Bungkam

April 24, 2026
Gallery Kohinoor Diduga Caplok Sempadan Sungai, ARUN Bali Desak Kejati Bongkar dan Usut Pejabat Penerbit Izin

Gallery Kohinoor Diduga Caplok Sempadan Sungai, ARUN Bali Desak Kejati Bongkar dan Usut Pejabat Penerbit Izin

Mei 11, 2026
Panduan Singkat Uji Validitas dan Reliabilitas SEM PLS untuk Pilot Test Kuesioner Penelitian

Panduan Singkat Uji Validitas dan Reliabilitas SEM PLS untuk Pilot Test Kuesioner Penelitian

November 19, 2025
Akhir Pelarian Selepeg! Setelah Dua Tahun Bermanuver Hukum, Akhirnya Dijebloskan ke Penjara oleh Kejari Karangasem

Akhir Pelarian Selepeg! Setelah Dua Tahun Bermanuver Hukum, Akhirnya Dijebloskan ke Penjara oleh Kejari Karangasem

0
Toreh Rekor Baru! Bank BPD Bali Cetak Laba Rp998,7 Miliar, Bukti Nyata Ekonomi Bali Makin Inklusif

Toreh Rekor Baru! Bank BPD Bali Cetak Laba Rp998,7 Miliar, Bukti Nyata Ekonomi Bali Makin Inklusif

0
Akhiri Drama Selepeg! Kajari Karangasem Diapresiasi Tegas Jalankan Putusan Hukum Tetap

Akhiri Drama Selepeg! Kajari Karangasem Diapresiasi Tegas Jalankan Putusan Hukum Tetap

0
Samsat Masuk Desa Diserbu Warga! Wajib Pajak “Gajah Gemuk” Sibang Gede Bayar Rp17 Juta Usai Disapa Duta Pajak Cantik

Samsat Masuk Desa Diserbu Warga! Wajib Pajak “Gajah Gemuk” Sibang Gede Bayar Rp17 Juta Usai Disapa Duta Pajak Cantik

0
RUU Pengelolaan Ruang Udara Siap Disahkan: Catatan Kritis dari Dr. I Wayan Sudirta

Menjelang Seabad Sumpah Pemuda, Prabowo Ditantang Berantas Oligarki dan Wujudkan Keadilan Sosial

Oktober 26, 2026
Refleksi Hari Konstitusi: Merajut Keberagaman dan Menguatkan Konstitusi Menuju Indonesia Emas

Sudirta Minta Polri Bongkar Aktor Intelektual Karhutla, Jangan Berhenti pada 243 Orang dan 13 Korporasi

Oktober 26, 2026
Panen Perdana di Babahan, Dorong Kebangkitan Kesune Bali dan Kedaulatan Pangan

Panen Perdana di Babahan, Dorong Kebangkitan Kesune Bali dan Kedaulatan Pangan

Oktober 24, 2026
Bermodal Servis HP, Kusuma Yudha Kini Kelola Yuda Cell Didukung KUR BRI Rp500 Juta

Bermodal Servis HP, Kusuma Yudha Kini Kelola Yuda Cell Didukung KUR BRI Rp500 Juta

Oktober 24, 2026

Recent News

RUU Pengelolaan Ruang Udara Siap Disahkan: Catatan Kritis dari Dr. I Wayan Sudirta

Menjelang Seabad Sumpah Pemuda, Prabowo Ditantang Berantas Oligarki dan Wujudkan Keadilan Sosial

Oktober 26, 2026
Refleksi Hari Konstitusi: Merajut Keberagaman dan Menguatkan Konstitusi Menuju Indonesia Emas

Sudirta Minta Polri Bongkar Aktor Intelektual Karhutla, Jangan Berhenti pada 243 Orang dan 13 Korporasi

Oktober 26, 2026
Panen Perdana di Babahan, Dorong Kebangkitan Kesune Bali dan Kedaulatan Pangan

Panen Perdana di Babahan, Dorong Kebangkitan Kesune Bali dan Kedaulatan Pangan

Oktober 24, 2026
Bermodal Servis HP, Kusuma Yudha Kini Kelola Yuda Cell Didukung KUR BRI Rp500 Juta

Bermodal Servis HP, Kusuma Yudha Kini Kelola Yuda Cell Didukung KUR BRI Rp500 Juta

Oktober 24, 2026

Stay Connected test

  • 99 Subscribers

TENTANG JEETT NEWS

Selamat datang di JeettNews, media siber di mana berita disajikan dengan ketepatan makna, kecepatan penyampaian, dan akurasi yang terjaga.

ALAMAT REDAKSI

Jln. Cargo Kenanga XX No.8, Ubung Kaja, Denpasar Utara, Denpasar, Bali 80116.
Telp. : 088908012021

REDAKSI

Susunan Redaksi

Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik
Undang-undang Pers
Disklaimer

Follow Us

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

JeettNews.com © 2026

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olagraga
  • Teknologi
    • Otomotif
  • Wisata
    • Kuliner
  • Seni dan Budaya
  • Gaya Hidup

JeettNews.com © 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In