• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Login
JeetNews
Advertisement
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olagraga
  • Teknologi
    • Otomotif
  • Wisata
    • Kuliner
  • Seni dan Budaya
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olagraga
  • Teknologi
    • Otomotif
  • Wisata
    • Kuliner
  • Seni dan Budaya
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
JeetNews
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Panen Perdana di Babahan, Dorong Kebangkitan Kesune Bali dan Kedaulatan Pangan

JeettNews by JeettNews
Oktober 24, 2026
in Ekonomi
0
Ket foto: Panen perdana bawang putih lokal Bali atau kesune Bali di Desa Babahan, Kecamatan Penebel, Tabanan, Jumat (23/10/2026), menjadi momentum mendorong kebangkitan komoditas lokal dan memperkuat kedaulatan pangan Bali. 
52
SHARES
248
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JeettNews, Tabanan | Panen perdana bawang putih lokal Bali atau kesune Bali di Desa Babahan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Jumat (23/10/2026), menjadi momentum untuk menghidupkan kembali kejayaan komoditas rempah lokal yang pernah menjadi andalan petani Bali. Namun, kebangkitan kesune Bali membutuhkan lebih dari sekadar penanaman dan panen. Ketersediaan benih, kepastian pasar, perlindungan harga petani, hingga pengolahan produk bernilai tambah perlu dibangun secara terintegrasi.

Rektor Dwijendra University sekaligus Ketua Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perhepi) Bali, Gede Sedana, menilai kesune Bali memiliki potensi besar untuk kembali dikembangkan sebagai komoditas unggulan pertanian daerah. Panen perdana yang dilakukan melalui perwakilan Gubernur Bali, yakni Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, menjadi momentum penting untuk memperkuat kedaulatan pangan sekaligus menjaga keberlanjutan varietas lokal.

Secara historis, kesune Bali pernah berkembang di sejumlah sentra pertanian, antara lain Desa Babahan di Tabanan, Desa Tambakan di Kecamatan Kubutambahan, serta Desa Kayuputih, Desa Gesing, dan Desa Gobleg di Kecamatan Banjar, Buleleng. Kawasan Kintamani, Bangli, juga dikenal sebagai salah satu wilayah budidaya bawang putih lokal Bali.

Kesune Bali bukan sekadar bumbu dapur bagi masyarakat. Komoditas ini memiliki nilai ekonomi dan karakteristik khas yang membuatnya diminati untuk berbagai kebutuhan, termasuk kuliner tradisional dan pemanfaatan dalam pengobatan tradisional Bali atau usada.

Menurut Gede Sedana, kesune Bali memiliki karakter organoleptik yang spesifik, mulai dari ukuran umbi hingga aroma dan rasa yang kuat. Kandungan minyak atsiri yang tinggi juga menjadi salah satu karakteristik yang dinilai berpotensi mendukung pemanfaatannya dalam berbagai produk turunan.

Keunggulan tersebut pernah menjadi modal penting bagi petani untuk menjadikan kesune sebagai sumber penghasilan. Namun, dalam beberapa dekade terakhir, persaingan dengan bawang putih impor yang umumnya ditawarkan dengan harga lebih murah ikut menekan daya saing produk lokal. Perubahan preferensi konsumen dan peralihan komoditas oleh petani turut menjadi tantangan bagi keberlanjutan budidaya kesune Bali.

Karena itu, kebangkitan bawang putih lokal perlu ditempatkan dalam kerangka kebijakan kedaulatan pangan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga menjaga kekayaan plasma nutfah dan memperkuat ekonomi petani.

Gede Sedana menekankan, pengembangan kesune Bali perlu dimulai dari gerakan penanaman di kawasan yang sesuai dengan potensi agroekologinya. Langkah tersebut harus disertai penyiapan benih lokal bermutu yang memiliki daya adaptasi tinggi, ketersediaan sarana produksi, serta pendampingan teknis bagi petani.

Penguatan sistem perbenihan menjadi salah satu pekerjaan penting. Pemerintah, akademisi, sektor swasta, dan petani perlu bersinergi memperbanyak benih unggul lokal melalui pengembangan kebun penangkaran khusus kesune Bali. Pada tahap awal, sebagian hasil panen juga perlu dialokasikan untuk perbanyakan benih agar perluasan areal tanam dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Selain benih, pendampingan teknologi budidaya diperlukan untuk menghadapi tantangan perubahan iklim, kondisi kesuburan tanah, pemupukan organik, serta pengendalian organisme pengganggu tumbuhan secara ramah lingkungan. Penerapan pertanian presisi atau smart farming juga dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dan kemampuan petani.

Di sisi pemasaran, penguatan rantai pasok menjadi faktor penentu. Produksi yang meningkat harus diikuti kepastian penyerapan hasil panen agar petani memperoleh insentif ekonomi yang memadai untuk mempertahankan dan memperluas usaha tani kesune Bali.

Salah satu langkah yang dapat ditempuh adalah mengoptimalkan pemasaran produk pertanian lokal melalui hotel, restoran, katering, pasar tradisional, dan industri pengolahan makanan. Kebijakan ini dapat diperkuat melalui implementasi Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan, dan Industri Lokal Bali.

Menurut Gede Sedana, keberpihakan terhadap produk lokal perlu diwujudkan dalam hubungan pasar yang nyata. Kesune Bali harus memperoleh peluang untuk masuk ke rantai pasok domestik, termasuk sektor hotel, restoran, dan katering atau Horeka, sehingga petani memiliki akses pasar yang lebih pasti dan tidak sepenuhnya bergantung pada produk dari luar daerah.

Upaya tersebut juga perlu disertai pengembangan hilirisasi. Kesune Bali tidak hanya dipasarkan dalam bentuk umbi segar, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk olahan bernilai tambah, seperti bawang putih hitam atau black garlic, bubuk bawang putih siap pakai, hingga ekstrak minyak atsiri untuk kebutuhan industri yang sesuai dengan standar mutu dan keamanan produk.

Diversifikasi produk membuka peluang bagi petani dan pelaku usaha untuk memperoleh nilai tambah sekaligus memperluas segmen pasar. Namun, pengembangannya membutuhkan dukungan riset, standardisasi, pengolahan, pengemasan, serta akses pemasaran yang memadai.

Pada tingkat petani, penguatan kelembagaan juga dinilai penting. Kelompok tani, asosiasi petani, dan koperasi perlu didampingi agar mampu membangun kemitraan usaha dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta badan usaha pangan milik daerah apabila dikembangkan di Bali.

Kemitraan tersebut dapat membantu memperpendek rantai distribusi, memperkuat posisi tawar petani, dan membangun sistem penyerapan hasil panen atau off-taker yang memberikan kepastian pembelian. Dengan pasar dan harga yang lebih terjamin, minat petani untuk kembali menanam kesune Bali diharapkan meningkat.

Bagi Gede Sedana, kebangkitan kesune Bali tidak cukup berhenti pada keberhasilan panen perdana. Tantangan berikutnya adalah memastikan komoditas ini kembali ditanam secara berkelanjutan, memiliki benih yang terjaga, terserap pasar, serta memberikan manfaat ekonomi bagi petani.

Sinergi pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan petani menjadi kunci agar kesune Bali tidak hanya menjadi bagian dari sejarah pertanian Pulau Dewata. Komoditas ini berpeluang kembali menjadi salah satu penopang kedaulatan pangan daerah sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya genetik pertanian lokal Bali. tim/jet

Previous Post

Bermodal Servis HP, Kusuma Yudha Kini Kelola Yuda Cell Didukung KUR BRI Rp500 Juta

JeettNews

JeettNews

Related Posts

Bermodal Servis HP, Kusuma Yudha Kini Kelola Yuda Cell Didukung KUR BRI Rp500 Juta
Ekonomi

Bermodal Servis HP, Kusuma Yudha Kini Kelola Yuda Cell Didukung KUR BRI Rp500 Juta

Oktober 24, 2026
Bank Mandiri Hadirkan ATM Emas di Denpasar, Nasabah Bisa Ambil Emas Fisik Lewat Livin’
Ekonomi

Bank Mandiri Hadirkan ATM Emas di Denpasar, Nasabah Bisa Ambil Emas Fisik Lewat Livin’

Oktober 15, 2026
Ketapang Makin Kacau, Bayu Joni: Jangan Sampai Bali Jadi Petaka Logistik
Ekonomi

Antrean BBM Mengular, Kadin dan ALFI Bali Peringatkan Ancaman Rantai Pasok dan Ekonomi

Oktober 14, 2026
Direksi BRI Turun Langsung Sapa Nasabah, Perkuat Komitmen Layani Rakyat di Hari Pelanggan Nasional
Ekonomi

Direksi BRI Turun Langsung Sapa Nasabah, Perkuat Komitmen Layani Rakyat di Hari Pelanggan Nasional

September 5, 2026
Tembus Pasar Eropa, GPEI Bali Lepas 22,5 Ton Oilfish Fillet ke Polandia
Ekonomi

Tembus Pasar Eropa, GPEI Bali Lepas 22,5 Ton Oilfish Fillet ke Polandia

Agustus 15, 2026
Family Gathering 2026 Jadi Tonggak Transformasi BPR Kanti, Sembilan Nilai KANTI DKKB Ditanamkan Sejak dari Rumah
Ekonomi

Family Gathering 2026 Jadi Tonggak Transformasi BPR Kanti, Sembilan Nilai KANTI DKKB Ditanamkan Sejak dari Rumah

Agustus 9, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bandara Bali Utara Dikebut, Prabowo Ingin Jadi Pintu Masuk Pesawat Berbadan Lebar

Bandara Bali Utara Dikebut, Prabowo Ingin Jadi Pintu Masuk Pesawat Berbadan Lebar

Agustus 6, 2026
Kasus LPD Mambal Seret Nama Unud, Akademisi Disentil Bungkam

Kasus LPD Mambal Seret Nama Unud, Akademisi Disentil Bungkam

April 24, 2026
Gallery Kohinoor Diduga Caplok Sempadan Sungai, ARUN Bali Desak Kejati Bongkar dan Usut Pejabat Penerbit Izin

Gallery Kohinoor Diduga Caplok Sempadan Sungai, ARUN Bali Desak Kejati Bongkar dan Usut Pejabat Penerbit Izin

Mei 11, 2026
Panduan Singkat Uji Validitas dan Reliabilitas SEM PLS untuk Pilot Test Kuesioner Penelitian

Panduan Singkat Uji Validitas dan Reliabilitas SEM PLS untuk Pilot Test Kuesioner Penelitian

November 19, 2025
Akhir Pelarian Selepeg! Setelah Dua Tahun Bermanuver Hukum, Akhirnya Dijebloskan ke Penjara oleh Kejari Karangasem

Akhir Pelarian Selepeg! Setelah Dua Tahun Bermanuver Hukum, Akhirnya Dijebloskan ke Penjara oleh Kejari Karangasem

0
Toreh Rekor Baru! Bank BPD Bali Cetak Laba Rp998,7 Miliar, Bukti Nyata Ekonomi Bali Makin Inklusif

Toreh Rekor Baru! Bank BPD Bali Cetak Laba Rp998,7 Miliar, Bukti Nyata Ekonomi Bali Makin Inklusif

0
Akhiri Drama Selepeg! Kajari Karangasem Diapresiasi Tegas Jalankan Putusan Hukum Tetap

Akhiri Drama Selepeg! Kajari Karangasem Diapresiasi Tegas Jalankan Putusan Hukum Tetap

0
Samsat Masuk Desa Diserbu Warga! Wajib Pajak “Gajah Gemuk” Sibang Gede Bayar Rp17 Juta Usai Disapa Duta Pajak Cantik

Samsat Masuk Desa Diserbu Warga! Wajib Pajak “Gajah Gemuk” Sibang Gede Bayar Rp17 Juta Usai Disapa Duta Pajak Cantik

0
Panen Perdana di Babahan, Dorong Kebangkitan Kesune Bali dan Kedaulatan Pangan
Ket foto: Panen perdana bawang putih lokal Bali atau kesune Bali di Desa Babahan, Kecamatan Penebel, Tabanan, Jumat (23/10/2026), menjadi momentum mendorong kebangkitan komoditas lokal dan memperkuat kedaulatan pangan Bali. 

Panen Perdana di Babahan, Dorong Kebangkitan Kesune Bali dan Kedaulatan Pangan

Oktober 24, 2026
Bermodal Servis HP, Kusuma Yudha Kini Kelola Yuda Cell Didukung KUR BRI Rp500 Juta

Bermodal Servis HP, Kusuma Yudha Kini Kelola Yuda Cell Didukung KUR BRI Rp500 Juta

Oktober 24, 2026
Pemkot Denpasar Siapkan Rp12 Miliar untuk 326 Guru, Ngurah Aryawan Desak Pemerataan Guru Agama SD

Pemkot Denpasar Siapkan Rp12 Miliar untuk 326 Guru, Ngurah Aryawan Desak Pemerataan Guru Agama SD

Oktober 22, 2026
Wayan Sudirta Minta Kapolda Bali Tiru Agenda Kapolri, Soroti Pelayanan Publik hingga Aset Desa Adat

Wayan Sudirta Minta Kapolda Bali Tiru Agenda Kapolri, Soroti Pelayanan Publik hingga Aset Desa Adat

Oktober 22, 2026

Recent News

Panen Perdana di Babahan, Dorong Kebangkitan Kesune Bali dan Kedaulatan Pangan
Ket foto: Panen perdana bawang putih lokal Bali atau kesune Bali di Desa Babahan, Kecamatan Penebel, Tabanan, Jumat (23/10/2026), menjadi momentum mendorong kebangkitan komoditas lokal dan memperkuat kedaulatan pangan Bali. 

Panen Perdana di Babahan, Dorong Kebangkitan Kesune Bali dan Kedaulatan Pangan

Oktober 24, 2026
Bermodal Servis HP, Kusuma Yudha Kini Kelola Yuda Cell Didukung KUR BRI Rp500 Juta

Bermodal Servis HP, Kusuma Yudha Kini Kelola Yuda Cell Didukung KUR BRI Rp500 Juta

Oktober 24, 2026
Pemkot Denpasar Siapkan Rp12 Miliar untuk 326 Guru, Ngurah Aryawan Desak Pemerataan Guru Agama SD

Pemkot Denpasar Siapkan Rp12 Miliar untuk 326 Guru, Ngurah Aryawan Desak Pemerataan Guru Agama SD

Oktober 22, 2026
Wayan Sudirta Minta Kapolda Bali Tiru Agenda Kapolri, Soroti Pelayanan Publik hingga Aset Desa Adat

Wayan Sudirta Minta Kapolda Bali Tiru Agenda Kapolri, Soroti Pelayanan Publik hingga Aset Desa Adat

Oktober 22, 2026

Stay Connected test

  • 99 Subscribers

TENTANG JEETT NEWS

Selamat datang di JeettNews, media siber di mana berita disajikan dengan ketepatan makna, kecepatan penyampaian, dan akurasi yang terjaga.

ALAMAT REDAKSI

Jln. Cargo Kenanga XX No.8, Ubung Kaja, Denpasar Utara, Denpasar, Bali 80116.
Telp. : 088908012021

REDAKSI

Susunan Redaksi

Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik
Undang-undang Pers
Disklaimer

Follow Us

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

JeettNews.com © 2026

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olagraga
  • Teknologi
    • Otomotif
  • Wisata
    • Kuliner
  • Seni dan Budaya
  • Gaya Hidup

JeettNews.com © 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In