• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Rabu, Agustus 26, 2026
  • Login
JeetNews
Advertisement
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olagraga
  • Teknologi
    • Otomotif
  • Wisata
    • Kuliner
  • Seni dan Budaya
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olagraga
  • Teknologi
    • Otomotif
  • Wisata
    • Kuliner
  • Seni dan Budaya
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
JeetNews
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Tembus Pasar Eropa, GPEI Bali Lepas 22,5 Ton Oilfish Fillet ke Polandia

JeettNews by JeettNews
Agustus 15, 2026
in Ekonomi
0
Ket foto: GPEI Bali bersama CV Belva Samudra Cellyndo dan Balai Karantina Bali saat pelepasan ekspor 22,5 ton oilfish fillet tujuan Szczecin, Polandia, di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Sabtu (15/8/2026). 
55
SHARES
263
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JeettNews, Denpasar | Pelabuhan Benoa kembali menjadi titik keberangkatan produk Bali menuju pasar dunia. Sebanyak 22,5 ton oilfish fillet produksi CV Belva Samudra Cellyndo resmi dilepas untuk dikirim ke Szczecin, Polandia, Sabtu (15/8/2026).

Ekspor tersebut menjadi salah satu langkah konkret Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI) Bali dalam mendorong pengusaha lokal berani naik kelas dan menjadikan pasar internasional sebagai tujuan pengembangan bisnis.

Pelepasan ekspor berlangsung di Jl. Ikan Tuna IV Nomor 17, Pelabuhan Benoa, Pedungan, Denpasar Selatan, sekitar pukul 15.00 WITA. Kegiatan tersebut dihadiri Direktur CV Belva Samudra Cellyndo sekaligus Wakil Ketua Umum Bidang Industri Kelautan dan Perikanan GPEI Bali, Nur Aini Sida Oktavia atau Ibu Devi.

Turut hadir Ketua Umum GPEI Bali Anak Agung Ngurah Aditya Pradnyana Sunu dan Balai Karantina Bali yang memiliki peran penting dalam memastikan produk memenuhi ketentuan serta standar yang dipersyaratkan untuk perdagangan luar negeri.

Bagi GPEI Bali, pengiriman oilfish fillet ke Polandia memiliki arti lebih besar dari sekadar aktivitas perdagangan. Ekspor ini menjadi gambaran bahwa pelaku usaha daerah memiliki peluang untuk masuk ke pasar global ketika produk disiapkan secara serius dan mendapat dukungan ekosistem ekspor.

Selama ini, salah satu tantangan pelaku usaha untuk menembus pasar luar negeri bukan hanya mencari pembeli. Mereka juga harus menghadapi berbagai persyaratan teknis, standar mutu, sertifikasi, karantina dan kelengkapan dokumen yang diberlakukan negara tujuan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian GPEI Bali. Asosiasi ini mendorong agar pelaku usaha tidak berjalan sendiri ketika mulai memasuki pasar ekspor.

Ibu Devi mengatakan dukungan pemerintah sangat dibutuhkan, terutama dalam memperkuat kerja sama perdagangan dengan Uni Eropa. Menurutnya, penyederhanaan dan efisiensi proses administrasi akan sangat membantu pelaku usaha meningkatkan aktivitas ekspor.

“Harapan kami, dengan adanya dukungan pemerintah dalam memperkuat kerja sama dengan Uni Eropa, proses pengurusan dokumen ekspor seperti EU number dapat menjadi lebih mudah dan efisien, sehingga kegiatan ekspor kami sebagai pelaku usaha dapat berjalan lebih lancar. Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat baru untuk kita,” ujarnya.

Ia berharap ekspor yang dilakukan secara berkelanjutan dapat membuka ruang pertumbuhan bagi perusahaan sekaligus mendorong semakin banyak pelaku usaha di Bali mengambil langkah serupa.

Ketua Umum GPEI Bali Anak Agung Ngurah Aditya Pradnyana Sunu menegaskan, potensi pelaku usaha Bali untuk masuk pasar internasional sebenarnya sangat besar.

Persoalannya, masih banyak pengusaha yang membutuhkan pendampingan agar mampu memahami prosedur dan persyaratan ekspor, sekaligus menemukan akses pasar yang tepat.

Karena itu, GPEI Bali berupaya menjadikan organisasi pengusaha bukan sekadar ruang berkumpul, tetapi juga wadah untuk membuka jalan bagi pelaku usaha menuju pasar global.

“Banyak pelaku usaha di Bali memiliki keinginan kuat untuk membawa bisnis mereka menembus pasar internasional. Pelepasan ekspor ini menjadi bukti nyata kesungguhan dan keseriusan kami, GPEI Bali, dalam menjalankan misi perdagangan demi mewujudkan peningkatan kontribusi ekspor bagi perekonomian nasional, khususnya bagi Provinsi Bali yang kita cintai,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan satu perusahaan melakukan ekspor dapat menjadi pemantik bagi pengusaha lainnya. Semakin banyak produk lokal yang berhasil menembus pasar luar negeri, semakin besar pula peluang Bali memperkuat basis ekonomi berbasis perdagangan internasional.

Sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu bidang yang dinilai memiliki prospek besar. Produk hasil laut Indonesia memiliki pasar yang luas, namun daya saingnya sangat ditentukan oleh konsistensi kualitas, keamanan produk, ketertelusuran dan kepatuhan terhadap standar negara tujuan.

Karena itu, proses ekspor membutuhkan kolaborasi banyak pihak. Pelaku usaha harus memastikan kesiapan produk dan manajemen, sementara pemerintah serta lembaga terkait memberikan fasilitasi, pengawasan dan kepastian pemenuhan standar.

Dalam ekspor oilfish fillet kali ini, Balai Karantina Bali turut berperan dalam memastikan proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan terhadap produk Indonesia di pasar internasional. Sebab, ekspor yang kuat bukan hanya ditentukan oleh seberapa banyak produk dikirim, tetapi juga kemampuan mempertahankan standar dan memenuhi permintaan pasar secara konsisten.

GPEI Bali optimistis ekspor produk hasil laut dari Bali dapat terus berkembang. Tidak hanya dalam peningkatan volume, tetapi juga melalui diversifikasi komoditas dan perluasan negara tujuan.

Target akhirnya bukan sekadar mencetak eksportir baru, tetapi membangun pengusaha Bali yang mampu bertahan dan berkembang di pasar global.

Dengan pendampingan, akses pasar dan dukungan regulasi yang semakin baik, produk lokal diharapkan tidak lagi hanya menjadi komoditas yang dikonsumsi di dalam negeri. Produk Bali harus memiliki keberanian untuk keluar, bersaing dan mendapatkan tempat di pasar dunia.

Ekspor 22,5 ton oilfish fillet dari Pelabuhan Benoa menuju Szczecin menjadi salah satu langkah ke arah tersebut.

Dari Bali menuju Polandia, satu lagi produk lokal membuktikan bahwa pasar global bukan sesuatu yang terlalu jauh untuk dijangkau.

Bagi GPEI Bali, perjalanan tersebut harus terus dilanjutkan dengan satu agenda besar: menjadikan semakin banyak pengusaha Bali sebagai eksportir dan membawa produk daerah benar-benar Go Global. tim/jet

Previous Post

Menakar 663 Hari Kemudi Presiden Prabowo: Tinjauan Hukum, Ekonomi, dan Demokrasi atas Pidato Kenegaraan 14 Agustus 2026

Next Post

81 Tahun Bukan Sekadar Merdeka: Apakah Kita Benar-benar Berdaulat, Adil, dan Makmur?

JeettNews

JeettNews

Related Posts

Family Gathering 2026 Jadi Tonggak Transformasi BPR Kanti, Sembilan Nilai KANTI DKKB Ditanamkan Sejak dari Rumah
Ekonomi

Family Gathering 2026 Jadi Tonggak Transformasi BPR Kanti, Sembilan Nilai KANTI DKKB Ditanamkan Sejak dari Rumah

Agustus 9, 2026
Bali Tak Lagi Hanya Jual Wisata, GPEI Bidik Pulau Dewata Jadi Hub Ekspor Dunia
Ekonomi

Bali Tak Lagi Hanya Jual Wisata, GPEI Bidik Pulau Dewata Jadi Hub Ekspor Dunia

Agustus 6, 2026
Samsung Galaxy Watch Ultra2, Smartwatch Premium dengan Health Insights Berbasis AI untuk Trail Running, Diving, dan Kesehatan Preventif
Ekonomi

Samsung Galaxy Watch Ultra2, Smartwatch Premium dengan Health Insights Berbasis AI untuk Trail Running, Diving, dan Kesehatan Preventif

Agustus 4, 2026
BKS LPD Bali Optimistis Kinerja LPD Tetap Positif, Penguatan Regulasi dan SDM Dipercepat
Ekonomi

BKS LPD Bali Optimistis Kinerja LPD Tetap Positif, Penguatan Regulasi dan SDM Dipercepat

Juli 20, 2026
Suwastika Pertahankan Tradisi Membuat Tedung, BRImo Permudah Transaksi Usaha
Ekonomi

Suwastika Pertahankan Tradisi Membuat Tedung, BRImo Permudah Transaksi Usaha

Juni 20, 2026
Terus Banjir Pesanan, BRI Perkuat Pembiayaan UMKM Tenun Ikat Bali untuk Jaga Warisan Budaya
Ekonomi

Terus Banjir Pesanan, BRI Perkuat Pembiayaan UMKM Tenun Ikat Bali untuk Jaga Warisan Budaya

Juni 13, 2026
Next Post
RUU Pengelolaan Ruang Udara Siap Disahkan: Catatan Kritis dari Dr. I Wayan Sudirta

81 Tahun Bukan Sekadar Merdeka: Apakah Kita Benar-benar Berdaulat, Adil, dan Makmur?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bandara Bali Utara Dikebut, Prabowo Ingin Jadi Pintu Masuk Pesawat Berbadan Lebar

Bandara Bali Utara Dikebut, Prabowo Ingin Jadi Pintu Masuk Pesawat Berbadan Lebar

Agustus 6, 2026
Kasus LPD Mambal Seret Nama Unud, Akademisi Disentil Bungkam

Kasus LPD Mambal Seret Nama Unud, Akademisi Disentil Bungkam

April 24, 2026
Gallery Kohinoor Diduga Caplok Sempadan Sungai, ARUN Bali Desak Kejati Bongkar dan Usut Pejabat Penerbit Izin

Gallery Kohinoor Diduga Caplok Sempadan Sungai, ARUN Bali Desak Kejati Bongkar dan Usut Pejabat Penerbit Izin

Mei 11, 2026
Panduan Singkat Uji Validitas dan Reliabilitas SEM PLS untuk Pilot Test Kuesioner Penelitian

Panduan Singkat Uji Validitas dan Reliabilitas SEM PLS untuk Pilot Test Kuesioner Penelitian

November 19, 2025
Akhir Pelarian Selepeg! Setelah Dua Tahun Bermanuver Hukum, Akhirnya Dijebloskan ke Penjara oleh Kejari Karangasem

Akhir Pelarian Selepeg! Setelah Dua Tahun Bermanuver Hukum, Akhirnya Dijebloskan ke Penjara oleh Kejari Karangasem

0
Toreh Rekor Baru! Bank BPD Bali Cetak Laba Rp998,7 Miliar, Bukti Nyata Ekonomi Bali Makin Inklusif

Toreh Rekor Baru! Bank BPD Bali Cetak Laba Rp998,7 Miliar, Bukti Nyata Ekonomi Bali Makin Inklusif

0
Akhiri Drama Selepeg! Kajari Karangasem Diapresiasi Tegas Jalankan Putusan Hukum Tetap

Akhiri Drama Selepeg! Kajari Karangasem Diapresiasi Tegas Jalankan Putusan Hukum Tetap

0
Samsat Masuk Desa Diserbu Warga! Wajib Pajak “Gajah Gemuk” Sibang Gede Bayar Rp17 Juta Usai Disapa Duta Pajak Cantik

Samsat Masuk Desa Diserbu Warga! Wajib Pajak “Gajah Gemuk” Sibang Gede Bayar Rp17 Juta Usai Disapa Duta Pajak Cantik

0
RUU Pengelolaan Ruang Udara Siap Disahkan: Catatan Kritis dari Dr. I Wayan Sudirta

Wayan Sudirta Minta Dalang Karhutla Diburu

Agustus 24, 2026
Gempa NTT, Bank Mandiri Kerahkan Relawan dan Perkuat Kolaborasi Lintas Daerah

Gempa NTT, Bank Mandiri Kerahkan Relawan dan Perkuat Kolaborasi Lintas Daerah

Agustus 21, 2026
Wayan Geredeg, 144 Ribu Suara Calon DPD RI Belum Membawa ke Senayan

Wayan Geredeg, 144 Ribu Suara Calon DPD RI Belum Membawa ke Senayan

Agustus 21, 2026
7 Penumpang Tanpa Bensin! VinFast VF MPV 7 Bidik Keluarga di Bali

7 Penumpang Tanpa Bensin! VinFast VF MPV 7 Bidik Keluarga di Bali

Agustus 20, 2026

Recent News

RUU Pengelolaan Ruang Udara Siap Disahkan: Catatan Kritis dari Dr. I Wayan Sudirta

Wayan Sudirta Minta Dalang Karhutla Diburu

Agustus 24, 2026
Gempa NTT, Bank Mandiri Kerahkan Relawan dan Perkuat Kolaborasi Lintas Daerah

Gempa NTT, Bank Mandiri Kerahkan Relawan dan Perkuat Kolaborasi Lintas Daerah

Agustus 21, 2026
Wayan Geredeg, 144 Ribu Suara Calon DPD RI Belum Membawa ke Senayan

Wayan Geredeg, 144 Ribu Suara Calon DPD RI Belum Membawa ke Senayan

Agustus 21, 2026
7 Penumpang Tanpa Bensin! VinFast VF MPV 7 Bidik Keluarga di Bali

7 Penumpang Tanpa Bensin! VinFast VF MPV 7 Bidik Keluarga di Bali

Agustus 20, 2026

TENTANG JEETT NEWS

Selamat datang di JeettNews, media siber di mana berita disajikan dengan ketepatan makna, kecepatan penyampaian, dan akurasi yang terjaga.

ALAMAT REDAKSI

Jln. Cargo Kenanga XX No.8, Ubung Kaja, Denpasar Utara, Denpasar, Bali 80116.
Telp. : 088908012021

REDAKSI

Susunan Redaksi

Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik
Undang-undang Pers
Disklaimer

Follow Us

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

JeettNews.com © 2026

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olagraga
  • Teknologi
    • Otomotif
  • Wisata
    • Kuliner
  • Seni dan Budaya
  • Gaya Hidup

JeettNews.com © 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In