• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sabtu, September 12, 2026
  • Login
JeetNews
Advertisement
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olagraga
  • Teknologi
    • Otomotif
  • Wisata
    • Kuliner
  • Seni dan Budaya
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olagraga
  • Teknologi
    • Otomotif
  • Wisata
    • Kuliner
  • Seni dan Budaya
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
JeetNews
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Desa Adat Jadi Poros Transisi Transportasi Hijau, AKLI Bali Siap Gas 5.000 SPKLU Kawal Tri Hita Trans

JeettNews by JeettNews
Februari 12, 2026
in Ekonomi
0
Ket foto: Ketua Umum DPD AKLI Bali Drs. I Gusti Ketut Sukarba, S.T., M.M. bersama Founder PT Sentrik Persada Nusantara I Made Sudiana, S.H., M.Si. saat pertemuan di Main Dealer VinFast, Jalan Gatot Subroto Barat, Denpasar, Jumat (12/2/2026). 
51
SHARES
241
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JeettNews, Denpasar | Bali tidak ingin sekadar ikut tren kendaraan listrik. Pulau Dewata ingin memimpinnya dengan caranya sendiri: berbasis desa adat, berpijak pada nilai Tri Hita Karana, dan memastikan ekonomi tetap berputar di tangan krama Bali. Semangat itulah yang mengemuka dalam pertemuan Ketua Umum DPD Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (AKLI) Bali, Drs. I Gusti Ketut Sukarba, S.T., M.M., dengan Founder PT Sentrik Persada Nusantara, I Made Sudiana, S.H., M.Si., di Main Dealer VinFast, Jalan Gatot Subroto Barat, Denpasar, Jumat (12/2/2026).

Pertemuan tersebut menegaskan satu arah besar: Tri Hita Trans berbasis desa adat bukan sekadar konsep transportasi listrik, melainkan strategi pembangunan ekonomi hijau yang berpihak pada struktur lokal Bali. Desa adat, melalui Badan Usaha Padruwen Desa Adat (BUPDA), diposisikan sebagai aktor utama dalam ekosistem baru ini.

Sukarba secara lugas menyatakan dukungan terhadap pelibatan BUPDA dalam sistem aplikasi Tri Hita Trans yang tengah dirancang. Baginya, transformasi kendaraan listrik tidak boleh dikuasai sepenuhnya oleh modal besar tanpa ruang bagi desa adat.

“Apa yang saya baca dan dengar terkait mengikutsertakan BUPDA dalam ruang aplikasi itu, saya sangat mendukung. Ini ide kreatif dan membangun ekonomi rakyat. UMKM kita meningkat dan kita tidak sepenuhnya terseret kapitalisme besar,” tegas Sukarba.

Ia menilai, Bali memiliki kekuatan sosial yang unik. Desa adat bukan hanya entitas budaya, tetapi fondasi ekonomi riil. BUPDA dan koperasi desa adat adalah simpul perputaran ekonomi di tingkat bawah. Karena itu, ketika Bali berbicara tentang elektrifikasi dan digitalisasi, desa adat tidak boleh berada di pinggir.

“Jangan hanya jadi wacana di media. Ini harus diwujudkan nyata. BUPDA ataupun koperasi desa adat adalah penggerak ekonomi di bawah. Kalau tidak dilibatkan, ekonomi bisa merosot. Justru desa adat harus jadi fondasi,” ujarnya.

Tri Hita Trans sendiri dirancang sebagai model transportasi listrik yang berlandaskan filosofi Tri Hita Karana. Harmoni dengan lingkungan diterjemahkan dalam pengurangan emisi dan percepatan kendaraan listrik. Harmoni dengan sesama diwujudkan melalui pelibatan desa adat dalam sistem ekonomi. Harmoni spiritual menjadi etika pembangunan agar transformasi tidak kehilangan ruh budaya Bali.

Dalam konteks kebijakan daerah, Sukarba menyebut langkah ini sejalan dengan visi Gubernur Bali yang mendorong pariwisata hijau. Bali tidak ingin hanya menjual lanskap alam, tetapi juga komitmen terhadap energi bersih.

“Bali diarahkan menjadi pariwisata hijau. Itu harus diterapkan. Pariwisata berkembang, tetapi tetap hijau dan berbasis masyarakat. Tri Hita Trans ini sejalan dengan visi itu,” katanya.

Salah satu kunci keberhasilan transisi ini adalah ketersediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Tanpa infrastruktur, kendaraan listrik hanya akan menjadi simbol tanpa sistem. Di sinilah AKLI Bali menyatakan sikap tegas.

Sebagai organisasi yang menaungi kontraktor listrik dan mekanikal, AKLI Bali siap mengawal percepatan pembangunan SPKLU secara masif. Bahkan, Sukarba menyebut angka minimal 5.000 titik SPKLU sebagai target realistis yang harus dikejar.

“Kami siap mendukung. Kalau ada kendala pemasangan atau hubungan teknis dengan PLN, kami dari AKLI siap membantu dan memasang di mana pun SPKLU berada,” tegasnya.

Menurutnya, angka 5.000 titik bukan sekadar target statistik. Itu adalah simbol kesiapan Bali memasuki era kendaraan listrik secara serius. Infrastruktur harus mendahului pertumbuhan pasar, bukan sebaliknya.

Namun ia juga mengakui, distribusi SPKLU saat ini belum merata. Titik-titik wisata utama mulai terisi, tetapi jalur pegunungan, perbatasan kabupaten, hingga sentra kuliner di luar kota masih minim fasilitas pengisian daya.

“Jalur pariwisata harus terisi. Daerah gunung, perbatasan seperti Tabanan menuju Jembrana, itu harus diperkuat. Jangan sampai wisatawan atau masyarakat ragu pakai kendaraan listrik karena takut kehabisan daya,” jelasnya.

Ia menambahkan, PLN saat ini tengah menyusun pola bisnis kolaboratif bagi pemilik lahan strategis yang ingin menghadirkan SPKLU. Skema berbagi bisnis ini membuka ruang bagi desa adat melalui BUPDA untuk menjadi mitra aktif.

“Kalau ada tanah strategis, silakan daftar ke PLN. Sudah ada aturan mainnya. Ini peluang bagi desa adat melalui BUPDA untuk ikut masuk dalam ekosistem kendaraan listrik,” ujar Sukarba.

Sebagai bentuk komitmen, AKLI Bali bahkan telah menyiapkan infrastruktur dasar di kantor organisasinya sebagai calon titik SPKLU. Langkah itu dimaksudkan sebagai contoh konkret dukungan terhadap program transisi energi.

“Kami sudah siapkan infrastrukturnya. Tinggal proses lanjutan. Kami ingin memberi contoh bahwa ini bukan sekadar wacana,” katanya.

Sementara itu, Founder PT Sentrik Persada Nusantara, I Made Sudiana, menegaskan bahwa Tri Hita Trans berbasis desa adat adalah desain besar transformasi Bali menuju ekonomi hijau yang inklusif. Menurutnya, kendaraan listrik hanyalah pintu masuk. Yang lebih penting adalah struktur ekonomi yang menopangnya.

“Tri Hita Trans bukan hanya soal mobil listrik. Ini gerakan berbasis nilai. Desa adat melalui BUPDA harus masuk sistem agar transformasi ini tidak meninggalkan masyarakat,” ujar Jro Mangku Pura Dalem Desa Adat Canggu itu.

Ia menjelaskan bahwa integrasi BUPDA dalam aplikasi Tri Hita Trans akan menciptakan transparansi dan pemerataan manfaat ekonomi. Desa adat bisa menjadi investor, pengelola titik SPKLU, atau bagian dari sistem pembayaran dan layanan.

“Kalau desa adat kuat, BUPDA kuat, maka ekonomi Bali kuat. SPKLU dibangun, kendaraan listrik masuk, tetapi manfaat ekonominya tetap kembali ke desa,” tegasnya.

Sudiana juga menyinggung kerja sama dengan prinsipal otomotif listrik seperti VinFast. Menurutnya, penetrasi kendaraan listrik di Bali sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur.

“Transformasi tidak bisa setengah-setengah. Infrastruktur harus siap. Karena itu dukungan AKLI sangat strategis. Kalau SPKLU merata, pasar akan bergerak,” katanya.

Ia mengingatkan, pendekatan berbasis desa adat penting agar program ini tidak dianggap eksklusif atau hanya milik kalangan kota. Dengan pelibatan BUPDA, rasa memiliki masyarakat akan tumbuh.

“Ini bukan hanya proyek kota. Ini proyek desa. Kalau BUPDA terlibat, masyarakat akan merasa memiliki,” ujarnya.

Pertemuan di Main Dealer VinFast tersebut menegaskan bahwa masa depan energi Bali tidak bisa dilepaskan dari identitasnya. Di tengah arus global kendaraan listrik dan investasi asing, Bali memilih merumuskan jalannya sendiri: modern, tetapi tetap berakar.

Tri Hita Trans berbasis desa adat menjadi tawaran model pembangunan yang tidak memutus tradisi. Teknologi dirangkul, tetapi struktur sosial tetap dijaga. Elektrifikasi berjalan, tetapi ekonomi rakyat tetap menjadi poros.

Dengan kesiapan AKLI Bali mengawal minimal 5.000 titik SPKLU, dukungan kebijakan pemerintah daerah, serta komitmen PT Sentrik Persada Nusantara membangun ekosistem digital yang melibatkan BUPDA, Bali sedang menata babak baru transisi energi.

Bukan sekadar mengganti mesin berbahan bakar fosil menjadi listrik, tetapi menggeser paradigma pembangunan: dari sentralistik menuju berbasis desa adat, dari eksploitasi menuju harmoni, dari kapital besar menuju ekonomi komunal yang kuat.

Jika langkah ini konsisten dijalankan, Bali tidak hanya akan dikenal sebagai destinasi wisata dunia, tetapi juga sebagai laboratorium hidup transformasi energi hijau berbasis budaya. Sebuah model yang menunjukkan bahwa modernisasi dan kearifan lokal tidak harus bertabrakan, melainkan bisa berjalan beriringan. aka/jet

Tags: 5.000 SPKLUAKLI BaliDesa AdatGasKawalPorosTransisiTransportasi HijauTri Hita Trans
Previous Post

Bendesa Kesiman Dukung Tri Hita Trans Wajib Terkoneksi Semua  Desa Adat

Next Post

PHDI Badung Tegaskan Dharma Ekonomi Umat, Tri Hita Trans Berbasis Desa Adat Sejalan Nilai Agama

JeettNews

JeettNews

Related Posts

Direksi BRI Turun Langsung Sapa Nasabah, Perkuat Komitmen Layani Rakyat di Hari Pelanggan Nasional
Ekonomi

Direksi BRI Turun Langsung Sapa Nasabah, Perkuat Komitmen Layani Rakyat di Hari Pelanggan Nasional

September 5, 2026
Tembus Pasar Eropa, GPEI Bali Lepas 22,5 Ton Oilfish Fillet ke Polandia
Ekonomi

Tembus Pasar Eropa, GPEI Bali Lepas 22,5 Ton Oilfish Fillet ke Polandia

Agustus 15, 2026
Family Gathering 2026 Jadi Tonggak Transformasi BPR Kanti, Sembilan Nilai KANTI DKKB Ditanamkan Sejak dari Rumah
Ekonomi

Family Gathering 2026 Jadi Tonggak Transformasi BPR Kanti, Sembilan Nilai KANTI DKKB Ditanamkan Sejak dari Rumah

Agustus 9, 2026
Bali Tak Lagi Hanya Jual Wisata, GPEI Bidik Pulau Dewata Jadi Hub Ekspor Dunia
Ekonomi

Bali Tak Lagi Hanya Jual Wisata, GPEI Bidik Pulau Dewata Jadi Hub Ekspor Dunia

Agustus 6, 2026
Samsung Galaxy Watch Ultra2, Smartwatch Premium dengan Health Insights Berbasis AI untuk Trail Running, Diving, dan Kesehatan Preventif
Ekonomi

Samsung Galaxy Watch Ultra2, Smartwatch Premium dengan Health Insights Berbasis AI untuk Trail Running, Diving, dan Kesehatan Preventif

Agustus 4, 2026
BKS LPD Bali Optimistis Kinerja LPD Tetap Positif, Penguatan Regulasi dan SDM Dipercepat
Ekonomi

BKS LPD Bali Optimistis Kinerja LPD Tetap Positif, Penguatan Regulasi dan SDM Dipercepat

Juli 20, 2026
Next Post
PHDI Badung Tegaskan Dharma Ekonomi Umat, Tri Hita Trans Berbasis Desa Adat Sejalan Nilai Agama

PHDI Badung Tegaskan Dharma Ekonomi Umat, Tri Hita Trans Berbasis Desa Adat Sejalan Nilai Agama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bandara Bali Utara Dikebut, Prabowo Ingin Jadi Pintu Masuk Pesawat Berbadan Lebar

Bandara Bali Utara Dikebut, Prabowo Ingin Jadi Pintu Masuk Pesawat Berbadan Lebar

Agustus 6, 2026
Kasus LPD Mambal Seret Nama Unud, Akademisi Disentil Bungkam

Kasus LPD Mambal Seret Nama Unud, Akademisi Disentil Bungkam

April 24, 2026
Gallery Kohinoor Diduga Caplok Sempadan Sungai, ARUN Bali Desak Kejati Bongkar dan Usut Pejabat Penerbit Izin

Gallery Kohinoor Diduga Caplok Sempadan Sungai, ARUN Bali Desak Kejati Bongkar dan Usut Pejabat Penerbit Izin

Mei 11, 2026
Panduan Singkat Uji Validitas dan Reliabilitas SEM PLS untuk Pilot Test Kuesioner Penelitian

Panduan Singkat Uji Validitas dan Reliabilitas SEM PLS untuk Pilot Test Kuesioner Penelitian

November 19, 2025
Akhir Pelarian Selepeg! Setelah Dua Tahun Bermanuver Hukum, Akhirnya Dijebloskan ke Penjara oleh Kejari Karangasem

Akhir Pelarian Selepeg! Setelah Dua Tahun Bermanuver Hukum, Akhirnya Dijebloskan ke Penjara oleh Kejari Karangasem

0
Toreh Rekor Baru! Bank BPD Bali Cetak Laba Rp998,7 Miliar, Bukti Nyata Ekonomi Bali Makin Inklusif

Toreh Rekor Baru! Bank BPD Bali Cetak Laba Rp998,7 Miliar, Bukti Nyata Ekonomi Bali Makin Inklusif

0
Akhiri Drama Selepeg! Kajari Karangasem Diapresiasi Tegas Jalankan Putusan Hukum Tetap

Akhiri Drama Selepeg! Kajari Karangasem Diapresiasi Tegas Jalankan Putusan Hukum Tetap

0
Samsat Masuk Desa Diserbu Warga! Wajib Pajak “Gajah Gemuk” Sibang Gede Bayar Rp17 Juta Usai Disapa Duta Pajak Cantik

Samsat Masuk Desa Diserbu Warga! Wajib Pajak “Gajah Gemuk” Sibang Gede Bayar Rp17 Juta Usai Disapa Duta Pajak Cantik

0
RUU Pengelolaan Ruang Udara Siap Disahkan: Catatan Kritis dari Dr. I Wayan Sudirta

Sudirta Soroti Celah Korupsi di Program Koperasi Merah Putih

September 11, 2026
Made Hiroki Bawa Teknologi Pirolisis dari Jepang ke Bali, Gubernur Bali Ditantang Buka Ruang Uji

Made Hiroki Bawa Teknologi Pirolisis dari Jepang ke Bali, Gubernur Bali Ditantang Buka Ruang Uji

September 8, 2026
Adi Wiryatama Gelontor Bantuan Petani di Buleleng Rp3,49 Miliar

Adi Wiryatama Gelontor Bantuan Petani di Buleleng Rp3,49 Miliar

September 6, 2026
Direksi BRI Turun Langsung Sapa Nasabah, Perkuat Komitmen Layani Rakyat di Hari Pelanggan Nasional

Direksi BRI Turun Langsung Sapa Nasabah, Perkuat Komitmen Layani Rakyat di Hari Pelanggan Nasional

September 5, 2026

Recent News

RUU Pengelolaan Ruang Udara Siap Disahkan: Catatan Kritis dari Dr. I Wayan Sudirta

Sudirta Soroti Celah Korupsi di Program Koperasi Merah Putih

September 11, 2026
Made Hiroki Bawa Teknologi Pirolisis dari Jepang ke Bali, Gubernur Bali Ditantang Buka Ruang Uji

Made Hiroki Bawa Teknologi Pirolisis dari Jepang ke Bali, Gubernur Bali Ditantang Buka Ruang Uji

September 8, 2026
Adi Wiryatama Gelontor Bantuan Petani di Buleleng Rp3,49 Miliar

Adi Wiryatama Gelontor Bantuan Petani di Buleleng Rp3,49 Miliar

September 6, 2026
Direksi BRI Turun Langsung Sapa Nasabah, Perkuat Komitmen Layani Rakyat di Hari Pelanggan Nasional

Direksi BRI Turun Langsung Sapa Nasabah, Perkuat Komitmen Layani Rakyat di Hari Pelanggan Nasional

September 5, 2026

Stay Connected test

  • 99 Subscribers

TENTANG JEETT NEWS

Selamat datang di JeettNews, media siber di mana berita disajikan dengan ketepatan makna, kecepatan penyampaian, dan akurasi yang terjaga.

ALAMAT REDAKSI

Jln. Cargo Kenanga XX No.8, Ubung Kaja, Denpasar Utara, Denpasar, Bali 80116.
Telp. : 088908012021

REDAKSI

Susunan Redaksi

Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik
Undang-undang Pers
Disklaimer

Follow Us

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

JeettNews.com © 2026

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olagraga
  • Teknologi
    • Otomotif
  • Wisata
    • Kuliner
  • Seni dan Budaya
  • Gaya Hidup

JeettNews.com © 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In