• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
JeetNews
Advertisement
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olagraga
  • Teknologi
    • Otomotif
  • Wisata
    • Kuliner
  • Seni dan Budaya
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olagraga
  • Teknologi
    • Otomotif
  • Wisata
    • Kuliner
  • Seni dan Budaya
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
JeetNews
No Result
View All Result
Home Hukum

Oknum Kurator Diduga Kendalikan Mafia Kepailitan, Kasus Sing Ken Ken Hotel Menggelegar ke Bareskrim

JeettNews by JeettNews
Desember 9, 2025
in Hukum
0
Oknum Kurator Diduga Kendalikan Mafia Kepailitan, Kasus Sing Ken Ken Hotel Menggelegar ke Bareskrim
Ket foto: Kuasa Hukum Kantor Hukum Budi Utomo, Riyanta, SH., melayangkan desakan keras agar Bareskrim Polri mengambil alih penuh penanganan laporan dugaan kejahatan dalam proses kepailitan hotel. (aka)
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JeettNews, Denpasar | Sengketa besar Sing Ken Ken Beach Hotel and Residences kembali memanas. Kuasa Hukum Kantor Hukum Budi Utomo, Riyanta, SH., melayangkan desakan keras agar Bareskrim Polri mengambil alih penuh penanganan laporan dugaan kejahatan dalam proses kepailitan hotel mewah tersebut. Ia menilai kasus ini bukan lagi sekadar sengketa bisnis, tetapi telah berubah menjadi pola kejahatan terorganisir yang melibatkan oknum kurator, pengawas, serta oknum perbankan dengan dugaan jejaring internasional.

Melalui surat resmi bernomor 01/X/2025/KH.BU tertanggal 20 Oktober 2025, Riyanta meminta Kabareskrim bertindak cepat karena penanganan laporan polisi STTLP/176/IV/2023/SPKT/Polda Bali hingga kini disebut mandek tanpa perkembangan. Ia menegaskan penyidik Polda Bali tidak maksimal, bahkan terkesan membiarkan terlapor mangkir dari tiga panggilan resmi. “Kuratornya dipanggil berkali-kali tapi tidak hadir. Ini bukan lagi soal kepatuhan, ini soal keberanian aparat untuk menindak,” tegasnya.

Riyanta menyebut kejanggalan dalam kasus Sing Ken Ken Beach Hotel and Residences sangat mencolok. Aset yang awalnya terkait pinjaman sekitar 20 miliar justru berpindah tangan ke warga negara Rusia dengan nilai sekitar 50 miliar. Padahal, estimasi asetnya ditaksir melampaui 100 miliar rupiah, belum termasuk fasilitas hotel yang kini diduga hilang dan dicuri selama proses kepailitan berlangsung. “Kalau dilihat pola-pola ini, saya curiga ada gerakan mafia global yang memanfaatkan celah hukum. Korbannya masyarakat lokal, pelakunya justru orang asing yang bekerja sama dengan oknum kurator dan oknum bank,” ujarnya.

Ia menilai oknum kurator bertindak ceroboh, bahkan diduga sengaja memanipulasi proses pengurusan harta pailit sehingga aset berpindah secara tidak wajar. Barang-barang yang hilang, katanya, bukan barang mudah rusak atau mudah hilang begitu saja. “Ini bukan kelalaian biasa. Ini pembiaran terstruktur. Negara wajib membuka semuanya seterang matahari,” kata Riyanta.

Riyanta juga menyebut bahwa kasus-kasus serupa telah banyak terjadi dan sejumlah kurator di daerah lain sudah menjadi narapidana. Karena itu, ia meminta Presiden Prabowo, DPR RI, dan Kapolri turun langsung memastikan bahwa tidak ada intervensi apa pun yang menghambat proses hukum. “Saya melihat ada intervensi yang kuat. Jangan sampai proses ini dikooptasi oleh kepentingan gelap. Bila ada oknum internal yang bermain, tindak tegas secara etik dan pidana,” tegasnya.

Penyidik Polda Bali sebelumnya mengakui adanya hambatan karena terlapor tidak pernah hadir dalam tiga kali pemanggilan. Bagi Riyanta, alasan tersebut tidak dapat diterima. Ia menilai justru hal itu mempertegas adanya dugaan hambatan sistematis. “Pemanggilan tiga kali tidak hadir itu sudah cukup untuk tindakan lebih keras. Jangan biarkan hukum jadi bahan permainan. Korban kepailitan sudah banyak berjatuhan karena praktik semacam ini,” ujarnya.

Kuasa hukum ini juga memperingatkan masyarakat agar tidak membeli aset terkait Sing Ken Ken Beach Hotel and Residences, karena masih berada dalam status sengketa dan berpotensi menimbulkan dampak hukum. “Saya minta siapa pun yang berniat membeli Sing Ken Ken untuk menghentikan rencananya. Itu aset sengketa. Pembeli bisa terlibat masalah besar di kemudian hari,” tandasnya.

Surat permohonan tersebut juga ditembuskan kepada Irwasum Polri, Kapolda Bali, Komisi III DPR RI, serta Kompolnas. Riyanta berharap langkah hukum ini dapat membuka tabir dugaan mafia kepailitan yang semakin merajalela dan merugikan masyarakat Bali. Tanpa tindakan cepat dari Bareskrim, katanya, kasus Sing Ken Ken Beach Hotel and Residences dapat menjadi preseden gelap praktik kepailitan di Indonesia. aka/ker

Previous Post

Tanda Alam, Made Ariandi Mantap Melaju Dua Periode Pimpin KADIN Bali

Next Post

Heboh! Upah Pematung Makotek di Munggu Diduga Disunat Rp100 Juta, DPRD Badung Ada Apa?

JeettNews

JeettNews

Related Posts

Babak Baru Sengketa Ketenagakerjaan, Keterangan Pelapor Bongkar Dugaan Praktik Bermasalah di Perusahaan WNA Australia
Hukum

Babak Baru Sengketa Ketenagakerjaan, Keterangan Pelapor Bongkar Dugaan Praktik Bermasalah di Perusahaan WNA Australia

April 16, 2026
PHK Sepihak Terbongkar, Oknum WNA Australia Diseret ke Disnaker Badung
Hukum

PHK Sepihak Terbongkar, Oknum WNA Australia Diseret ke Disnaker Badung

April 13, 2026
Pekerja Bali Ditindas, Disnaker Bersama Ormas ARUN Bongkar Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan Bule Australia
Hukum

Pekerja Bali Ditindas, Disnaker Bersama Ormas ARUN Bongkar Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan Bule Australia

April 8, 2026
Skandal PHK Karyawan Lokal di Kuta Selatan, Oknum Bule Australia Disorot Keras
Hukum

Skandal PHK Karyawan Lokal di Kuta Selatan, Oknum Bule Australia Disorot Keras

April 4, 2026
RUU Pengelolaan Ruang Udara Siap Disahkan: Catatan Kritis dari Dr. I Wayan Sudirta
Hukum

Uji Profesionalitas KPK, Sudirta Soroti Transparansi dan Dugaan Kejanggalan Pengalihan Tahanan

Maret 28, 2026
RUU Pengelolaan Ruang Udara Siap Disahkan: Catatan Kritis dari Dr. I Wayan Sudirta
Hukum

Serangan Terhadap Aktivis, Sinyal Dekadensi Demokrasi

Maret 15, 2026
Next Post
Heboh! Upah Pematung Makotek di Munggu Diduga Disunat Rp100 Juta, DPRD Badung Ada Apa?

Heboh! Upah Pematung Makotek di Munggu Diduga Disunat Rp100 Juta, DPRD Badung Ada Apa?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Babak Baru Sengketa Ketenagakerjaan, Keterangan Pelapor Bongkar Dugaan Praktik Bermasalah di Perusahaan WNA Australia

Babak Baru Sengketa Ketenagakerjaan, Keterangan Pelapor Bongkar Dugaan Praktik Bermasalah di Perusahaan WNA Australia

April 16, 2026
Kasus Bali Heboh! Kasatpol PP Bali Dipanggil Kejaksaan Agung

Kasus Bali Heboh! Kasatpol PP Bali Dipanggil Kejaksaan Agung

Maret 14, 2026
Pekerja Bali Ditindas, Disnaker Bersama Ormas ARUN Bongkar Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan Bule Australia

Pekerja Bali Ditindas, Disnaker Bersama Ormas ARUN Bongkar Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan Bule Australia

April 8, 2026
RUU Pengelolaan Ruang Udara Siap Disahkan: Catatan Kritis dari Dr. I Wayan Sudirta

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Wayan Sudirta Desak Negara Bongkar Dalang Kekerasan

Maret 14, 2026
Akhir Pelarian Selepeg! Setelah Dua Tahun Bermanuver Hukum, Akhirnya Dijebloskan ke Penjara oleh Kejari Karangasem

Akhir Pelarian Selepeg! Setelah Dua Tahun Bermanuver Hukum, Akhirnya Dijebloskan ke Penjara oleh Kejari Karangasem

0
Toreh Rekor Baru! Bank BPD Bali Cetak Laba Rp998,7 Miliar, Bukti Nyata Ekonomi Bali Makin Inklusif

Toreh Rekor Baru! Bank BPD Bali Cetak Laba Rp998,7 Miliar, Bukti Nyata Ekonomi Bali Makin Inklusif

0
Akhiri Drama Selepeg! Kajari Karangasem Diapresiasi Tegas Jalankan Putusan Hukum Tetap

Akhiri Drama Selepeg! Kajari Karangasem Diapresiasi Tegas Jalankan Putusan Hukum Tetap

0
Samsat Masuk Desa Diserbu Warga! Wajib Pajak “Gajah Gemuk” Sibang Gede Bayar Rp17 Juta Usai Disapa Duta Pajak Cantik

Samsat Masuk Desa Diserbu Warga! Wajib Pajak “Gajah Gemuk” Sibang Gede Bayar Rp17 Juta Usai Disapa Duta Pajak Cantik

0
Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal, Libatkan 2.800 Pendonor Secara Nasional

Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal, Libatkan 2.800 Pendonor Secara Nasional

April 17, 2026
Babak Baru Sengketa Ketenagakerjaan, Keterangan Pelapor Bongkar Dugaan Praktik Bermasalah di Perusahaan WNA Australia

Babak Baru Sengketa Ketenagakerjaan, Keterangan Pelapor Bongkar Dugaan Praktik Bermasalah di Perusahaan WNA Australia

April 16, 2026
BRI Tancap Gas Biayai Pertanian Organik, Petani Paprika Tabanan Sukses Tembus Pasar Premium

BRI Tancap Gas Biayai Pertanian Organik, Petani Paprika Tabanan Sukses Tembus Pasar Premium

April 16, 2026
PHK Sepihak Terbongkar, Oknum WNA Australia Diseret ke Disnaker Badung

PHK Sepihak Terbongkar, Oknum WNA Australia Diseret ke Disnaker Badung

April 13, 2026

Recent News

Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal, Libatkan 2.800 Pendonor Secara Nasional

Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal, Libatkan 2.800 Pendonor Secara Nasional

April 17, 2026
Babak Baru Sengketa Ketenagakerjaan, Keterangan Pelapor Bongkar Dugaan Praktik Bermasalah di Perusahaan WNA Australia

Babak Baru Sengketa Ketenagakerjaan, Keterangan Pelapor Bongkar Dugaan Praktik Bermasalah di Perusahaan WNA Australia

April 16, 2026
BRI Tancap Gas Biayai Pertanian Organik, Petani Paprika Tabanan Sukses Tembus Pasar Premium

BRI Tancap Gas Biayai Pertanian Organik, Petani Paprika Tabanan Sukses Tembus Pasar Premium

April 16, 2026
PHK Sepihak Terbongkar, Oknum WNA Australia Diseret ke Disnaker Badung

PHK Sepihak Terbongkar, Oknum WNA Australia Diseret ke Disnaker Badung

April 13, 2026

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow Us

Browse by Category

  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Seni dan Budaya
  • Teknologi
  • Wisata

Recent News

Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal, Libatkan 2.800 Pendonor Secara Nasional

Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal, Libatkan 2.800 Pendonor Secara Nasional

April 17, 2026
Babak Baru Sengketa Ketenagakerjaan, Keterangan Pelapor Bongkar Dugaan Praktik Bermasalah di Perusahaan WNA Australia

Babak Baru Sengketa Ketenagakerjaan, Keterangan Pelapor Bongkar Dugaan Praktik Bermasalah di Perusahaan WNA Australia

April 16, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2026 JeettNews.cm

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olagraga
  • Teknologi
    • Otomotif
  • Wisata
    • Kuliner
  • Seni dan Budaya
  • Gaya Hidup

© 2026 JeettNews.cm

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In