JeettNews, Buleleng | Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, politisi senior sekaligus tokoh masyarakat asal Buleleng, Dewa Sukrawan, menyampaikan seruan penting kepada umat Hindu di Bali. Ia menekankan bahwa perayaan suci ini bukan sekadar ritual, tetapi momentum memperkuat keharmonisan, persatuan, dan keteguhan umat dalam menjaga nilai-nilai budaya Bali.
Dewa Sukrawan menegaskan, di tengah berbagai dinamika sosial yang terjadi belakangan ini, umat Hindu perlu kembali pada esensi dharma sebagai pegangan hidup. “Galungan dan Kuningan adalah pengingat agar kita selalu berada di jalan kebaikan. Tradisi Bali akan kuat kalau umatnya kompak, saling menjaga, dan tidak mudah terprovokasi,” ujarnya pada Minggu (16/11/2025).
Figur yang dikenal dekat dengan masyarakat akar rumput ini juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga keharmonisan menjelang perayaan besar umat Hindu tersebut. Menurutnya, suasana religi seperti Galungan dan Kuningan harus menjadi ruang refleksi bagi pemimpin dan masyarakat untuk menguatkan sradha bhakti sekaligus memperhatikan kesejahteraan umat.
Dewa Sukrawan menambahkan bahwa pemerintah daerah juga memiliki peran strategis dalam melindungi ruang budaya dan tradisi Bali. “Kita ingin suasana damai, penuh kedamaian, dan selaras. Tradisi Bali adalah warisan leluhur yang wajib dirawat bersama,” tegasnya.
Ucapan resmi Galungan dan Kuningan dari Dewa Sukrawan yang menampilkan simbol-simbol budaya Bali pun mendapat respons hangat dari masyarakat. Banyak warga Buleleng mengapresiasi pesan sejuk tersebut karena dinilai membawa suasana positif menjelang hari raya. aka/ker















