• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Rabu, Juni 3, 2026
  • Login
JeetNews
Advertisement
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olagraga
  • Teknologi
    • Otomotif
  • Wisata
    • Kuliner
  • Seni dan Budaya
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olagraga
  • Teknologi
    • Otomotif
  • Wisata
    • Kuliner
  • Seni dan Budaya
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
JeetNews
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Pantai Kelan Dikepung Sampah, 250 Relawan Soul Action Sikat 945 Kg Limbah Hingga Tuntas ke TP3R

JeettNews by JeettNews
Maret 2, 2026
in Gaya Hidup
0
Pantai Kelan Dikepung Sampah, 250 Relawan Soul Action Sikat 945 Kg Limbah Hingga Tuntas ke TP3R
Ket foto: Lebih dari 250 relawan SOUL Community dan Yayasan Cahaya Cinta Kasih memilah sampah anorganik di Pantai Kelan, Badung, Minggu (1/3/2026), dengan total 945 kilogram diserahkan ke TP3R Sadu Kencana untuk proses daur ulang.
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JeettNews, Badung | Minggu pagi, 1 Maret 2026, Pantai Kelan kembali memperlihatkan ironi yang sudah terlalu sering terjadi di pesisir Bali. Di satu sisi, langit cerah, debur ombak, dan siluet pesawat yang melintas rendah menghadirkan panorama eksotis. Di sisi lain, garis pantai dipenuhi plastik, serpihan kemasan, botol, potongan jaring sintetis, dan limbah rumah tangga yang tak jelas asal-usulnya. Sampah itu datang hampir setiap hari, dibawa arus laut yang tak pernah libur.

Namun pagi itu berbeda. Lebih dari 250 relawan SOUL Community wilayah Bali bersama Yayasan Cahaya Cinta Kasih (YCCK), Desa Adat Kelan, dan Pokdarwis Kelan turun langsung dalam satu gerakan bertajuk Soul Action. Mereka tidak datang untuk sekadar berfoto dengan latar karung sampah. Mereka datang dengan sistem, dengan kesadaran, dan dengan komitmen keberlanjutan.

Sejak pukul pagi, relawan sudah menyisir garis pantai. Mereka bergerak berkelompok, membawa kampil dan alat sederhana. Tidak ada panggung megah. Tidak ada seremoni panjang. Yang ada hanya kerja nyata. Sampah dipungut satu per satu, bukan hanya yang besar dan mencolok, tetapi juga serpihan kecil yang kerap luput dari perhatian.

Pantai Kelan memang memiliki karakter unik. Arus laut di kawasan ini kerap membawa kiriman sampah dari berbagai titik. Plastik menjadi dominasi. Tanpa penanganan yang konsisten, sampah itu menumpuk, mengancam biota laut, dan merusak citra pariwisata Bali. Masalahnya bukan sehari dua hari. Ini siklus panjang yang terus berulang.

Pembina YCCK, Pak Agung, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan respons emosional sesaat. Ia menegaskan gerakan ini lahir dari kesadaran komunitas.

“Ini murni inisiatif komunitas. Kelan dipilih karena pantainya membutuhkan penanganan bersama yang tidak cukup kita kerjakan sekali saja. Seperti belajar spiritual, ini bukan proses instan. Yang lebih penting adalah kita bukan hanya memindahkan sampah, tetapi memutus mata rantai sampahnya,” ujarnya di sela kegiatan.

Kalimat itu menjadi garis tegas yang membedakan Soul Action dengan kegiatan bersih pantai pada umumnya. Banyak aksi berhenti pada pengangkutan. Sampah dikumpulkan, lalu hilang dari pandangan. Setelah itu, selesai. Tidak ada jaminan ke mana akhirnya bermuara.

Di Pantai Kelan, pendekatannya berbeda. Relawan tidak serta-merta memasukkan semua yang ditemukan ke dalam karung. Sampah organik seperti kayu, ranting, dan serabut kelapa dibiarkan tetap berada di kawasan pantai. Bagi mereka, itu bukan sampah. Itu bagian dari siklus alami ekosistem pesisir.

Yang diangkat adalah sampah anorganik. Plastik, kemasan makanan, botol minuman, potongan styrofoam, hingga serpihan kecil yang sudah terfragmentasi. Proses ini membutuhkan ketelitian dan waktu lebih lama.

Perwakilan SOUL Community Bali, Ibu Andri, menyebut metode ini sebagai bentuk “triase lingkungan”.

“Membersihkan pantai bukan hanya soal estetika. Kita memilah mana yang menjadi nutrisi bagi bumi dan mana yang merusaknya. Pelayanan pada alam bukan sekadar memindahkan sampah, tapi mengembalikan ekosistem agar Pantai Kelan lebih sehat lagi,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pelayanan terhadap alam merupakan bagian dari pembelajaran hidup yang dijalani komunitas. Bagi mereka, cinta bumi bukan slogan, melainkan praktik yang harus konsisten.

Selama beberapa jam, pantai yang semula dipenuhi limbah perlahan berubah. Karung-karung terisi. Relawan, termasuk anak-anak, tampak fokus memilah. Kehadiran generasi muda menjadi sorotan tersendiri. Mereka tidak hanya ikut-ikutan. Mereka belajar membedakan organik dan anorganik. Mereka diajak memahami mengapa plastik berbahaya dan mengapa kayu di pantai bukan musuh.

Bersih pantai pagi itu bukan sekadar kerja fisik, tetapi juga ruang edukasi.

Setelah seluruh area yang disasar selesai dibersihkan, total terkumpul 63 kampil sampah anorganik. Angka yang mengejutkan: 945 kilogram. Hampir satu ton sampah yang sebelumnya tersebar di garis pantai.

Namun kerja mereka tidak berhenti di situ. Perwakilan Soul Community Bali langsung membawa seluruh material anorganik tersebut ke TP3R Sadu Kencana untuk diproses lebih lanjut. Reduce, reuse, recycle. Bukan sekadar buang.

Data penerimaan di TP3R mencatat seluruh 63 kampil dengan berat total 945 kilogram merupakan sampah anorganik murni yang telah dipilah teliti, hingga serpihan kecilnya. Ini memastikan bahwa material tersebut benar-benar masuk dalam sistem pengolahan, bukan kembali menjadi beban lingkungan.

Pak Agung kembali menegaskan pentingnya tahap akhir ini.

“Semua peserta sangat teliti memilah, tidak sekadar memindahkan sampah. Ini usaha nyata untuk melindungi ekosistem dan memastikan sampah organik bisa terurai alami. Berkelanjutan artinya sampai ke proses pengolahan sampah. Bukan kegiatan sekali jalan,” tegasnya.

PLT Ketua Pokdarwis Kelan, Bapak Made Eling Payana, menyampaikan apresiasi atas inisiatif komunitas tersebut. Ia menyebut gerakan ini sebagai energi positif yang perlu disebarkan.

“Kami atas nama Desa Kelan dan Pokdarwis mengajak bapak ibu menyebarkan kebaikan ini ke masyarakat lain. Habit mencintai alam dimulai dari diri sendiri dan keluarga, mulai dari memilah sampah rumah tangga. Terima kasih sudah melakukan pelayanan di desa kami,” ujarnya.

Pernyataan itu menyentuh akar persoalan. Sampah pantai sejatinya adalah refleksi dari kebiasaan di darat. Jika rumah tangga tidak memilah, jika konsumsi plastik terus meningkat tanpa tanggung jawab, maka laut menjadi pelarian terakhir. Dan laut tidak pernah benar-benar menelan semuanya. Ia mengembalikannya.

Pantai Kelan hanyalah satu titik. Tetapi ia simbol dari banyak pesisir lain di Bali yang menghadapi persoalan serupa. Gerakan seperti Soul Action menunjukkan bahwa perubahan tidak selalu harus menunggu kebijakan besar. Komunitas bisa memulai.

Namun tentu saja, komunitas tidak bisa bekerja sendiri selamanya. Persoalan sampah membutuhkan sistem terintegrasi. Mulai dari pengurangan penggunaan plastik, edukasi berkelanjutan, hingga penguatan fasilitas pengolahan.

Yayasan Cahaya Cinta Kasih sendiri berdiri sejak 2012, didirikan oleh Bunda Arsaningsih. Yayasan ini bergerak di bidang kemanusiaan dan pembentukan karakter berbasis cinta kasih melalui metode SOUL yang aplikatif dan mudah diterapkan. Soul Action menjadi salah satu program yang mendorong masyarakat terlibat dalam aksi sosial, termasuk aksi lingkungan seperti di Pantai Kelan.

Program ini tidak hanya berhenti pada kegiatan bersih pantai. Ia mencakup bakti sosial, kampanye sosial, kegiatan relawan, hingga donor darah. Intinya, setiap individu diyakini memiliki potensi memberi dampak positif.

Di Pantai Kelan, potensi itu terukur dalam angka: 945 kilogram. Tetapi nilai sesungguhnya bukan pada beratnya. Nilainya ada pada kesadaran kolektif yang terbangun.

Aksi ini menjadi pengingat bahwa krisis sampah bukan isu abstrak. Ia nyata. Ia terlihat. Ia bisa ditimbang. Dan ia bisa dikurangi jika ada kemauan.

Soul Action di Pantai Kelan bukan akhir cerita. Komunitas memastikan kegiatan serupa akan dilakukan secara rutin sebagai bagian dari komitmen jangka panjang. Mereka menyebutnya pelayanan cinta bumi.

Karena pada akhirnya, mencintai bumi bukan pilihan sesaat. Ia bukan tren musiman. Ia adalah tanggung jawab yang harus dijaga, dirawat, dan diulang terus-menerus.

Pantai Kelan pagi itu menjadi saksi bahwa ketika kesadaran bertemu aksi, hampir satu ton sampah bisa berubah dari ancaman menjadi material yang masuk sistem pengolahan.

Pertanyaannya kini sederhana, tetapi mendesak: apakah gerakan ini akan berdiri sendiri, atau menjadi percikan yang menyalakan kesadaran lebih luas di Bali?

Waktu yang akan menjawab. Tetapi setidaknya, pada 1 Maret 2026, 250 lebih relawan telah membuktikan bahwa perubahan tidak datang dari keluhan, melainkan dari tindakan. aka/jet

Tags: 250 Relawan Soul Action945 Kg LimbahDikepungHingga TuntasPantai KelanSampahSikatTP3R
Previous Post

Catatan Tragedi Ketewel: Menggugat Nyali Dan Profesionalisme Polda Bali Dalam Menuntaskan Kejahatan Transnasional

Next Post

Aplikasi Tri Hita Trans Siap Tancap Gas Terintegrasi Desa Adat Se-Bali

JeettNews

JeettNews

Related Posts

Pawiwahan Lanus dan Yunita, Satukan Pasemetonan Brangsinga dan Pangeran Tangkas Kori Agung
Gaya Hidup

Pawiwahan Lanus dan Yunita, Satukan Pasemetonan Brangsinga dan Pangeran Tangkas Kori Agung

Maret 29, 2026
Skandal Hoax Penutupan TPA Suwung, Bupati dan Wali Kota Bungkam 
Gaya Hidup

Penduduk Pendatang Membanjiri Bali, Sampah Kian Menggila

Desember 25, 2025
RSU Puri Raharja Tampilkan Wajah Baru, Mewah Bak Hotel Bintang Lima
Gaya Hidup

RSU Puri Raharja Tampilkan Wajah Baru, Mewah Bak Hotel Bintang Lima

Desember 5, 2025
Clarks Luncurkan Torhill X Stranger Things, Kolaborasi Ikonik Guncang Pasar Indonesia
Gaya Hidup

Clarks Luncurkan Torhill X Stranger Things, Kolaborasi Ikonik Guncang Pasar Indonesia

November 25, 2025
Next Post
Aplikasi Tri Hita Trans Siap Tancap Gas Terintegrasi Desa Adat Se-Bali

Aplikasi Tri Hita Trans Siap Tancap Gas Terintegrasi Desa Adat Se-Bali

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kasus LPD Mambal Seret Nama Unud, Akademisi Disentil Bungkam

Kasus LPD Mambal Seret Nama Unud, Akademisi Disentil Bungkam

April 24, 2026
Gallery Kohinoor Diduga Caplok Sempadan Sungai, ARUN Bali Desak Kejati Bongkar dan Usut Pejabat Penerbit Izin

Gallery Kohinoor Diduga Caplok Sempadan Sungai, ARUN Bali Desak Kejati Bongkar dan Usut Pejabat Penerbit Izin

Mei 11, 2026
Skandal Bansos Badung, Ormas Arun Bali Bongkar Dugaan Orang Kaya Terima Bantuan THR

ARUN Bali Kritik Unud, Penelitian “Doktor LPD” Tak Mampu Cegah Dana Nasabah Hilang

April 24, 2026
Panduan Singkat Uji Validitas dan Reliabilitas SEM PLS untuk Pilot Test Kuesioner Penelitian

Panduan Singkat Uji Validitas dan Reliabilitas SEM PLS untuk Pilot Test Kuesioner Penelitian

November 19, 2025
Akhir Pelarian Selepeg! Setelah Dua Tahun Bermanuver Hukum, Akhirnya Dijebloskan ke Penjara oleh Kejari Karangasem

Akhir Pelarian Selepeg! Setelah Dua Tahun Bermanuver Hukum, Akhirnya Dijebloskan ke Penjara oleh Kejari Karangasem

0
Toreh Rekor Baru! Bank BPD Bali Cetak Laba Rp998,7 Miliar, Bukti Nyata Ekonomi Bali Makin Inklusif

Toreh Rekor Baru! Bank BPD Bali Cetak Laba Rp998,7 Miliar, Bukti Nyata Ekonomi Bali Makin Inklusif

0
Akhiri Drama Selepeg! Kajari Karangasem Diapresiasi Tegas Jalankan Putusan Hukum Tetap

Akhiri Drama Selepeg! Kajari Karangasem Diapresiasi Tegas Jalankan Putusan Hukum Tetap

0
Samsat Masuk Desa Diserbu Warga! Wajib Pajak “Gajah Gemuk” Sibang Gede Bayar Rp17 Juta Usai Disapa Duta Pajak Cantik

Samsat Masuk Desa Diserbu Warga! Wajib Pajak “Gajah Gemuk” Sibang Gede Bayar Rp17 Juta Usai Disapa Duta Pajak Cantik

0
Tebar Hadiah Mobil Hingga Motor, BPR Kanti Luncurkan Tabungan Arisanku Generasi Baru dan Ajak Masyarakat Bangun Masa Depan Finansial

Tebar Hadiah Mobil Hingga Motor, BPR Kanti Luncurkan Tabungan Arisanku Generasi Baru dan Ajak Masyarakat Bangun Masa Depan Finansial

Juni 2, 2026
Pemuda Adat Besakih Dilatih Ubah Sampah Canang Jadi Kompos

Pemuda Adat Besakih Dilatih Ubah Sampah Canang Jadi Kompos

Juni 1, 2026
VinFast VF 7 dan Limo Green Mengaspal Siap Sambut Era Mobil Listrik, Desa Adat dan Sopir Lokal Jangan Sampai Jadi Penonton

VinFast VF 7 dan Limo Green Mengaspal Siap Sambut Era Mobil Listrik, Desa Adat dan Sopir Lokal Jangan Sampai Jadi Penonton

Juni 1, 2026
VinFast VF 7 Resmi Mengaspal di Bali, Berperforma Mobil Listrik Supercar

VinFast VF 7 Resmi Mengaspal di Bali, Berperforma Mobil Listrik Supercar

Mei 30, 2026

Recent News

Tebar Hadiah Mobil Hingga Motor, BPR Kanti Luncurkan Tabungan Arisanku Generasi Baru dan Ajak Masyarakat Bangun Masa Depan Finansial

Tebar Hadiah Mobil Hingga Motor, BPR Kanti Luncurkan Tabungan Arisanku Generasi Baru dan Ajak Masyarakat Bangun Masa Depan Finansial

Juni 2, 2026
Pemuda Adat Besakih Dilatih Ubah Sampah Canang Jadi Kompos

Pemuda Adat Besakih Dilatih Ubah Sampah Canang Jadi Kompos

Juni 1, 2026
VinFast VF 7 dan Limo Green Mengaspal Siap Sambut Era Mobil Listrik, Desa Adat dan Sopir Lokal Jangan Sampai Jadi Penonton

VinFast VF 7 dan Limo Green Mengaspal Siap Sambut Era Mobil Listrik, Desa Adat dan Sopir Lokal Jangan Sampai Jadi Penonton

Juni 1, 2026
VinFast VF 7 Resmi Mengaspal di Bali, Berperforma Mobil Listrik Supercar

VinFast VF 7 Resmi Mengaspal di Bali, Berperforma Mobil Listrik Supercar

Mei 30, 2026

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow Us

Browse by Category

  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olagraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Seni dan Budaya
  • Teknologi
  • Wisata

Recent News

Tebar Hadiah Mobil Hingga Motor, BPR Kanti Luncurkan Tabungan Arisanku Generasi Baru dan Ajak Masyarakat Bangun Masa Depan Finansial

Tebar Hadiah Mobil Hingga Motor, BPR Kanti Luncurkan Tabungan Arisanku Generasi Baru dan Ajak Masyarakat Bangun Masa Depan Finansial

Juni 2, 2026
Pemuda Adat Besakih Dilatih Ubah Sampah Canang Jadi Kompos

Pemuda Adat Besakih Dilatih Ubah Sampah Canang Jadi Kompos

Juni 1, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2026 JeettNews.cm

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olagraga
  • Teknologi
    • Otomotif
  • Wisata
    • Kuliner
  • Seni dan Budaya
  • Gaya Hidup

© 2026 JeettNews.cm

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In