JeettNews, Denpasar | Ada banyak tempat makan di Kintamani. Ada pula restoran yang menawarkan panorama Gunung Batur. Namun hanya sedikit yang mampu menghadirkan pengalaman bersantap yang benar-benar menyatu dengan keindahan alam, cita rasa kuliner kelas dunia, serta kenyamanan yang membuat setiap pengunjung ingin kembali lagi. Di antara deretan destinasi kuliner tersebut, Blue Mountains Bali hadir sebagai sebuah mahakarya yang memadukan kemegahan alam, arsitektur modern, dan sajian gastronomi berkualitas internasional.
Berlokasi di kawasan Penelokan, Kintamani, Kabupaten Bangli, Blue Mountains Bali bukan sekadar restoran. Tempat ini merupakan destinasi wisata kuliner yang mampu mengubah aktivitas makan menjadi pengalaman yang berkesan. Dari lokasi ini, pengunjung disuguhi panorama Gunung Batur yang berdiri gagah, bentangan Danau Batur yang membiru, hingga hamparan lava hitam hasil letusan gunung yang kini menjadi bagian dari keindahan alam Kintamani.
Begitu memasuki kawasan Blue Mountains Bali, kesan eksklusif langsung terasa. Area parkir yang sangat luas memudahkan kendaraan pribadi, rombongan wisata, bus pariwisata, maupun komunitas otomotif untuk berhenti dengan nyaman. Tidak perlu khawatir kesulitan mencari tempat parkir, karena pengelola telah menyiapkan lahan yang lapang sehingga tamu dapat langsung menikmati pengalaman bersantap tanpa kerepotan.
Bangunan Blue Mountains Bali tampil begitu mencolok dengan desain arsitektur modern yang didominasi dinding kaca berukuran besar. Konsep ini membuat panorama alam di luar menjadi bagian dari interior restoran. Dari hampir setiap sudut ruangan, mata pengunjung dimanjakan oleh panorama Gunung Batur dan Danau Batur yang tampak begitu dekat.
Pada pagi hari, cahaya matahari menyelinap lembut melalui dinding kaca, menciptakan suasana hangat dan menenangkan. Ketika siang tiba, langit biru berpadu dengan awan putih yang menggantung di atas pegunungan menghadirkan panorama bak lukisan alam. Menjelang sore, cahaya keemasan matahari membuat seluruh kawasan berubah menjadi pemandangan romantis yang sulit dilupakan.
Tidak berlebihan jika banyak tamu menyebut Blue Mountains Bali sebagai salah satu restoran dengan panorama terbaik di Pulau Dewata.
Keindahan tersebut semakin lengkap dengan konsep interior yang elegan namun tetap hangat. Dominasi material kayu, kaca, batu alam, serta sentuhan tanaman hijau menciptakan suasana yang nyaman. Pengunjung dapat memilih duduk di dalam ruangan berpendingin udara atau menikmati udara segar Kintamani di area teras yang langsung menghadap Gunung dan Danau Batur.
Bahkan, hanya dengan menyeruput secangkir kopi sambil memandang kabut tipis yang perlahan bergerak di lereng Gunung Batur, pengunjung akan merasakan ketenangan yang sulit ditemukan di tengah hiruk-pikuk perkotaan.
General Manager Blue Mountains Bali, I Gede Adi Saputra, mengatakan restoran ini resmi berdiri pada 3 Agustus 2025. Dalam waktu yang relatif singkat, Blue Mountains Bali berkembang menjadi salah satu destinasi kuliner paling diminati di kawasan Kintamani.
Didukung sekitar 40 orang karyawan profesional, restoran ini mengedepankan pelayanan yang ramah, cepat, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan. Menurutnya, kualitas makanan, pelayanan, dan panorama alam menjadi tiga kekuatan utama yang membuat Blue Mountains Bali berkembang pesat.
“Menu yang paling banyak dipesan adalah pizza dan nasi goreng. Kedua menu ini menjadi favorit tamu lokal maupun wisatawan mancanegara,” ujarnya.
Ia menambahkan, tingkat kunjungan terus meningkat. Bahkan pada setiap akhir pekan, hari libur nasional, maupun musim liburan sekolah, seluruh meja hampir selalu penuh.
“Khusus weekend dan hari-hari libur, kami hampir selalu full booking. Banyak tamu melakukan reservasi beberapa hari sebelumnya agar mendapatkan tempat dengan pemandangan terbaik,” katanya.
Fenomena tersebut bukan tanpa alasan. Blue Mountains Bali mampu menghadirkan sesuatu yang berbeda dibanding restoran lainnya di Kintamani.
Saat sebagian restoran hanya mengandalkan panorama alam, Blue Mountains Bali menghadirkan pengalaman kuliner premium yang dipadukan dengan standar penyajian internasional.
Salah satu kebanggaan restoran ini adalah koleksi “Le Pizze Romane” yang diracik langsung oleh Chef Mauro Millet Bellodi.
Chef asal Italia tersebut menghadirkan resep autentik pizza bergaya Romawi dengan adonan yang difermentasi selama lebih dari 24 jam. Proses fermentasi panjang menghasilkan tekstur pizza yang ringan, renyah di bagian luar, tetapi tetap lembut di bagian dalam.
Pilihan pizzanya sangat menggoda. Margherita Pizza menghadirkan kesederhanaan klasik Italia melalui perpaduan saus tomat, mozzarella, dan daun basil segar.
Bagi pencinta keju, tersedia 4 Cheese Rocket Pizza yang memadukan mozzarella, gorgonzola, brie, parmesan, rocket salad, dan balsamic.
Penyuka rasa pedas dapat menikmati Spicy Salami Pizza yang menggunakan Italian spicy pork nduja.
Sedangkan 4 Seasons Pizza menjadi salah satu favorit karena menghadirkan kombinasi artichoke, olives, mushroom, dan pork ham dalam satu sajian.
Blue Mountains Bali juga menghadirkan inovasi melalui Babi Kintamani Pizza yang memadukan babi guling khas Bali dengan mozzarella dan bumbu Bali.
Tak kalah menarik adalah Tuna Sambal Matah Pizza yang menggabungkan yellowfin tuna segar dengan sambal matah khas Kintamani, menciptakan cita rasa unik yang sulit ditemukan di tempat lain.
Selain pizza, menu Asian Comforts menjadi primadona berikutnya.
Truffle Nasi Goreng menjadi salah satu menu terlaris. Nasi goreng spesial ini dipadukan dengan ayam, telur, truffle paste, dan acar mentimun sehingga menghasilkan aroma yang begitu khas.
Menu lainnya seperti Beef Ribs Bakar yang dimasak perlahan selama 38 jam menawarkan tekstur daging yang sangat empuk.
Sate Ayam Madura disajikan di atas arang hidup sehingga aroma bakaran tetap terjaga hingga ke meja pelanggan.
Pilihan lain seperti Korean Beef Bulgogi, Sop Buntut Nusantara, Seafood Pad Thai, Tom Yum Goong, Barramundi Red Curry, Teriyaki Chicken hingga Batur Sunrise Noodle memberikan banyak alternatif bagi berbagai selera.
Bagi pencinta hidangan Barat, Blue Mountains Bali menghadirkan Black Angus Rib Eye, Beef Steak Fritters, Salmon Prawn Bisque, Chicken Cordon Bleu, Kintamani Seafood Paella, hingga Classic Fish and Chips.
Tidak hanya itu, berbagai pilihan pasta, burger, sandwich, pastry, bakery, hingga dessert premium juga tersedia.
Mulai dari Romana Tiramisu yang menggunakan resep keluarga Italia berusia 32 tahun, Mango Cheesecake, Apple Pie, Burnt Cheesecake, Almond Croissant, hingga Nutella Romana Pizetta menjadi penutup sempurna setelah menikmati hidangan utama.
Namun sesungguhnya, daya tarik Blue Mountains Bali bukan hanya terletak pada makanan yang lezat.
Yang membuat restoran ini berbeda adalah pengalaman menyeluruh yang dirasakan pengunjung.
Bayangkan menikmati sepotong pizza hangat dengan keju yang masih meleleh, ditemani semilir angin pegunungan, udara sejuk khas Kintamani, dan panorama Gunung Batur yang berdiri megah di hadapan mata.
Atau menyantap sepiring Truffle Nasi Goreng sembari menyaksikan awan perlahan bergerak menutupi puncak gunung, menciptakan pemandangan yang terus berubah setiap menitnya.
Momen seperti inilah yang membuat banyak tamu rela datang kembali. Tidak sedikit wisatawan yang menjadikan Blue Mountains Bali sebagai destinasi wajib setiap kali berkunjung ke Kintamani.
Bagi para pecinta fotografi dan media sosial, hampir setiap sudut restoran merupakan spot foto yang menarik. Fasad bangunan kaca modern berpadu dengan latar Gunung Batur menciptakan komposisi visual yang sangat fotogenik. Tak heran jika media sosial dipenuhi unggahan pengunjung yang mengabadikan pengalaman mereka di restoran ini.
Blue Mountains Bali membuktikan bahwa sebuah restoran tidak hanya menjual makanan, tetapi juga menghadirkan kenangan. Di sini, setiap hidangan disajikan bersama panorama alam yang memukau, pelayanan yang hangat, dan suasana yang membuat waktu seolah berjalan lebih lambat.
Bagi siapa pun yang berencana berlibur ke Kintamani, menyempatkan diri menikmati santapan di Blue Mountains Bali bukan lagi sekadar pilihan, melainkan pengalaman yang sayang untuk dilewatkan. Ketika kelezatan kuliner berpadu dengan panorama pegunungan yang megah, setiap suapan akan meninggalkan cerita, dan setiap kunjungan akan menjadi kenangan yang selalu ingin diulang. gus/jet














