Kategori: Ekonomi

  • Iwapi Buleleng Perkuat Komitmen Apresiasi UMKM Lewat Plakat IWAPI Buleleng Teladan

    Iwapi Buleleng Perkuat Komitmen Apresiasi UMKM Lewat Plakat IWAPI Buleleng Teladan

    Buleleng, PancarPOS | Setelah melihat keberhasilan penyelenggaraan Gebyar IWAPI Buleleng VIII yang berkolaborasi dengan Buleleng UMKM Expo 2025, IWAPI Buleleng kini menegaskan langkah baru untuk memperkuat dukungan terhadap perempuan pelaku usaha di Kabupaten Buleleng. Kegiatan tahun ini yang melibatkan ratusan UMKM, mulai dari kerajinan tangan, fashion, tenun, olahan pangan, hingga usaha kreatif, kembali menunjukkan bahwa potensi UMKM perempuan di Buleleng terus tumbuh dan mendapat perhatian besar dari masyarakat. Sebanyak 36 pelaku UMKM ikut berpartisipasi dalam pameran yang menjadi salah satu rangkaian utama pada gelaran tersebut.

    Melihat perkembangan positif ini, IWAPI Buleleng memutuskan untuk menghadirkan program apresiasi baru berupa Plakat IWAPI Buleleng Teladan, yang akan menjadi agenda tetap dalam setiap pelaksanaan Gebyar IWAPI di tahun-tahun mendatang. Program ini dibuat sebagai bentuk penghargaan nyata bagi para anggota dan pelaku usaha perempuan yang telah menunjukkan kinerja baik, konsistensi, serta kontribusi yang berdampak bagi komunitas maupun perkembangan usaha di Buleleng.

    Penghargaan Plakat IWAPI Buleleng Teladan akan diberikan melalui tiga kategori utama, yaitu:

    1. UMKM Teladan IWAPI Buleleng
      Diberikan kepada pelaku usaha perempuan IWAPI yang menunjukkan perkembangan usaha dan inovasi yang signifikan. Penilaian juga mempertimbangkan kemampuan memperluas pasar, menjaga kualitas produk, serta memanfaatkan potensi lokal sebagai keunggulan.
    2. Sosial dan Pemberdayaan Perempuan Teladan
      Diperuntukkan bagi anggota IWAPI yang aktif dalam kegiatan sosial, pembinaan komunitas perempuan, serta program pemberdayaan masyarakat. Penghargaan ini menyoroti kontribusi nyata anggota yang selama ini bergerak di lapangan dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
    3. Wirausaha Muda Inspiratif
      Dikhususkan bagi perempuan muda anggota IWAPI Buleleng yang memiliki kreativitas, keberanian mengambil peluang, serta kemampuan memimpin usaha rintisan. Melalui kategori ini, IWAPI berharap muncul generasi muda perempuan yang menjadi inspirasi dalam bidang kewirausahaan.

    Dengan hadirnya program penghargaan ini, IWAPI Buleleng ingin memastikan bahwa kerja keras dan dedikasi perempuan pelaku usaha tidak hanya terlihat lewat pameran atau pelatihan, tetapi juga melalui apresiasi formal yang dapat menjadi motivasi tambahan. Plakat ini menjadi simbol bahwa IWAPI Buleleng tidak hanya memajukan UMKM dari sisi promosi, tetapi juga dari sisi penguatan kapasitas dan pengakuan terhadap kontribusi anggotanya.

    Ke depan, IWAPI Buleleng ingin setiap gebyar bukan hanya menjadi ajang menampilkan produk-produk UMKM lokal, tetapi juga menjadi ruang selebrasi atas usaha, kreativitas, dan peran perempuan dalam memajukan ekonomi daerah. Program penghargaan ini diharapkan mampu menarik lebih banyak perempuan untuk bergabung, berkolaborasi, serta saling mendukung dalam lingkungan IWAPI Buleleng yang semakin solid dan berdaya. aka/api

  • BPD Bali Pacu Akses Pembiayaan Rumah dan UMKM, Tekan Praktik Rentenir di Bali

    BPD Bali Pacu Akses Pembiayaan Rumah dan UMKM, Tekan Praktik Rentenir di Bali

    JeettNews, Denpasar | Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman resmi meluncurkan Program Kredit Perumahan (KPP) pada 21 Oktober 2025 sebagai upaya mendorong penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat, sekaligus memperkuat sektor usaha kecil melalui pembiayaan pembangunan maupun renovasi tempat usaha.

    Sebagai tindak lanjut, pemerintah menggelar Sosialisasi KPP pada Selasa, 25 November 2025, di Auditorium Widya Sabha Universitas Udayana. Acara ini dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, serta 20 calon penerima program dari Denpasar, Badung, dan Buleleng.

    Dalam sambutannya, Maruarar menegaskan masih banyak rumah tidak layak huni di Bali yang harus segera diperbaiki. “Kita ingin melakukan langkah nyata untuk perubahan. Tahun depan anggaran akan meningkat hingga 100 persen,” ujarnya. Ia juga menyampaikan bahwa sekitar 100 rumah di Denpasar akan direnovasi dalam empat bulan ke depan untuk menghapus kawasan kumuh. KPP, lanjutnya, tidak hanya membantu warga memiliki rumah yang layak, namun juga menjadi solusi memutus praktik rentenir melalui akses kredit yang mudah, cepat, dan murah.

    Gubernur Bali Wayan Koster dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa kebutuhan rumah layak huni di Bali masih mencapai sekitar 32 ribu unit, terutama di tingkat kabupaten/kota. Ia berharap dukungan pemerintah pusat terus diperkuat agar dalam lima tahun ke depan tidak ada lagi warga yang tinggal di rumah tidak layak. “Kami mengapresiasi program 3 juta rumah dari Presiden dan Menteri. Kami berharap di Bali program ini bisa berjalan progresif,” tegasnya.

    Bank BPD Bali ditetapkan sebagai salah satu bank penyalur KPP. Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, S.H., M.H., menilai program ini menjadi katalis penting bagi penguatan ekonomi daerah. “Hampir 110 sektor ekonomi akan terdampak oleh program KPP. Untuk tahun ini, target penyaluran di Bali mencapai Rp11,5 miliar dan akan meningkat tahun depan,” ujarnya.

    Selain KPP, Bank BPD Bali juga mencatat kinerja positif pada penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga 30 Oktober 2025. Total penyaluran KUR mencapai Rp1,58 triliun kepada 7.920 UMKM, dengan 60,97 persen terserap di sektor produktif seperti pertanian, industri pengolahan, dan perikanan. Pada segmen KUR Mikro, alokasi Rp300 miliar terserap penuh, sementara KUR Ultra Mikro (Sumi) mencapai Rp520 juta dan KUR Kecil menembus Rp1,21 triliun. Sudharma menegaskan bahwa penguatan permodalan UMKM dilakukan secara prudent, transparan, dan akuntabel.

    Dukungan terhadap sektor riil juga diperkuat melalui penyaluran Kredit Usaha Alsintan (KUA) sebesar Rp8,29 miliar serta Kredit Industri Padat Karya (KIPK) sebesar Rp3,3 miliar.

    Sosialisasi ini turut dihadiri Kepala Staf Kepresidenan Dr. Muhammad Qodari, S.Psi., M.A., Dirjen Perumahan dan Perkotaan Dr. Sri Haryati, S.Pi., M.Si., serta Komisioner BP Tapera Dr. Heru Pudyo Nugroho, S.E., M.B.A.

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai Produk Kredit Program Perumahan (KPP) Bank BPD Bali, masyarakat dapat mengakses situs resmi melalui menu Pinjaman → Kredit Program → Kredit Program Perumahan (KPP), atau menghubungi BPD Bali Call 1500844. Bank BPD Bali berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia serta menjadi peserta penjaminan LPS. aka/kes

  • Y.O.U Resmikan Laboratorium Riset Tropis, Gandeng Pakar Asia Tenggara Dorong Inovasi Perawatan Kulit Berbasis Sains

    Y.O.U Resmikan Laboratorium Riset Tropis, Gandeng Pakar Asia Tenggara Dorong Inovasi Perawatan Kulit Berbasis Sains

    JeettNews, Denpasar | Y.O.U, brand kecantikan global terkemuka, meresmikan Y.O.U Tropical Skin Research Lab di Tangerang, Banten, pada 9 Oktober 2025. Kehadiran laboratorium riset dan pengembangan ini menandai langkah strategis Y.O.U dalam memperkuat inovasi formulasi berkelanjutan yang dirancang khusus menghadapi tantangan iklim tropis di Asia Tenggara. Peresmian ini juga sekaligus mengumumkan kerja sama resmi dengan Ming Jie Tan, President of the Society of Cosmetic Scientists Singapore, yang bergabung sebagai Y.O.U Scientific Expert.

    Laboratorium berteknologi tinggi ini menjadi wujud nyata komitmen Y.O.U untuk terus menghadirkan inovasi berbasis sains yang relevan dengan kebutuhan konsumen. Seluruh fasilitas di dalamnya dirancang untuk mendukung formulasi berkelanjutan yang lebih presisi dan adaptif terhadap kondisi kulit masyarakat tropis. Melalui pusat riset ini, Y.O.U menegaskan ambisinya untuk membawa standar baru dalam pengembangan produk kecantikan di kawasan Asia Tenggara.

    Kolaborasi dengan Ming Jie Tan memperkuat arah pengembangan ilmiah Y.O.U. Sebagai ahli bioteknologi dengan pengalaman mendalam dalam riset berkelanjutan, Ming Jie Tan diharapkan mendorong percepatan inovasi formula yang aman, efektif, dan sesuai untuk menghadapi permasalahan kulit khas iklim tropis, seperti jerawat, kulit kusam, bintik hitam, hingga sensitivitas akibat sinar matahari intens.

    “Saya sangat terkesan dengan visi Y.O.U dalam menghadirkan produk kecantikan dengan formula inovatif berdasarkan sains. Mereka mampu memadukan ketepatan ilmiah dengan teknologi canggih sehingga menghasilkan solusi perawatan kulit yang efektif. Suatu kehormatan bagi saya bekerja sama sebagai Y.O.U Scientific Expert,” ujar Ming Jie Tan. Ia menegaskan bahwa lewat dukungan fasilitas Tropical Skin Research Lab, pihaknya siap memperkenalkan terobosan baru yang berkelanjutan dan relevan bagi konsumen tropis, termasuk pengembangan formula unggulan rangkaian AcnePlus dengan AcneXtract™ dan Radiance yang menggunakan Tyro-Niacinamide.

    Keberadaan Y.O.U Tropical Skin Research Lab juga diharapkan membawa posisi Indonesia semakin kuat sebagai pusat inovasi kecantikan global. Laboratorium ini akan menjadi ekosistem riset yang memajukan pertukaran pengetahuan dan pengembangan talenta ilmiah di kawasan Asia Tenggara. Dalam visi jangka panjang, Y.O.U berencana memperluas pengembangan teknologi berbasis bioteknologi, studi keberlanjutan bahan aktif alami, dan menciptakan fondasi “The Future of Tropical Beauty Innovation”.

    Y.O.U menargetkan laboratorium ini sebagai pusat riset regional dengan standar internasional, menjadi pendorong utama bagi pertumbuhan industri kecantikan yang lebih berkelanjutan di masa depan. Untuk mengikuti perkembangan riset terkini dan peluncuran produk inovatif hasil pengembangan laboratorium ini, masyarakat dapat mengikuti kanal Instagram @youbeauty_idn dan TikTok @youbeauty_id. aka/ker

  • Kolaborasi Eksklusif Stranger Things x ALDO Suguhkan Mode Retro Paling Ditunggu 2025

    Kolaborasi Eksklusif Stranger Things x ALDO Suguhkan Mode Retro Paling Ditunggu 2025

    JeettNews, Jakarta | ALDO, brand fashion internasional terkemuka untuk kategori sepatu, tas, dan aksesori, resmi menghadirkan koleksi eksklusif Stranger Things x ALDO yang langsung menyita perhatian publik. Perilisan edisi terbatas ini membuka babak baru dalam perpaduan dunia fashion dan budaya pop, yang terinspirasi dari seluruh perjalanan lima musim serial fenomenal Netflix tersebut—termasuk nuansa retro Hawkins dan atmosfer misterius Upside Down.

    Koleksi yang paling dinantikan ini hadir tepat menjelang penayangan musim kelima yang disebut sebagai penutup era Stranger Things. Dengan musim keempat yang mencatat lebih dari 1,83 miliar penayangan global dan menempati peringkat pertama di 97 negara, kolaborasi dengan ALDO disebut sebagai momentum emas bagi para penggemar maupun industri mode internasional.

    Nostalgia Era ’80-an yang Meledak Kembali

    Tren fashion retro era 1980-an kembali naik ke permukaan, didorong oleh siklus tren alami 20 tahunan, dorongan nostalgia kolektif, dan pengaruh besar Stranger Things yang telah menjadi ikon budaya modern. Melihat fenomena itu, ALDO menerjemahkan elemen-elemen khas era tersebut ke dalam koleksi edisi khusus yang memadukan siluet klasik, warna berani, dan detail imajinatif yang sangat identik dengan cerita Stranger Things.

    Koleksi yang berisi 11 item ini tidak hanya menonjolkan desain yang autentik, tetapi juga menghadirkan elemen spesifik seperti mixtape kaset, dadu Dungeons & Dragons, serta landmark kota Hawkins. Seluruh alas kaki juga telah dilengkapi teknologi ALDO Pillow Walk™ yang memberikan kenyamanan maksimal melalui bantalan dua lapis—membuatnya cocok bagi pengguna yang aktif dan ekspresif.

    Detail Koleksi yang Diburu Penggemar

    Produk-produk unggulan seperti sepatu retro bertali, sneakers Hellfire Club, dan aksesori tematik menghadirkan sensasi nostalgia yang dipadukan sentuhan modern khas ALDO. Setiap item dirancang layak dijadikan koleksi, sehingga tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap gaya, tetapi juga memorabilia bagi penggemar setia Stranger Things.

    “Kami sangat bersemangat menggabungkan dunia Stranger Things yang begitu kaya dengan desain inovatif ALDO,” ujar Daianara Grullon Amalfitano, Kepala Divisi Desain dan Produk ALDO. “Kebangkitan mode era ’80-an memberi kami peluang untuk menciptakan koleksi yang modern namun tetap membawa nuansa sentimental. Setiap detailnya kami buat agar dapat menyalurkan ekspresi diri dan menghadirkan potongan kecil dari dunia Stranger Things ke kehidupan sehari-hari.”

    Tersedia di Indonesia Mulai November 2025

    Koleksi Stranger Things x ALDO telah diluncurkan secara global pada 30 Oktober 2025 dan resmi tersedia di Indonesia mulai 5 November 2025. Produk dapat dibeli melalui ALDO Indonesia online dan Shopee Mall. Untuk pembelian langsung, pelanggan dapat mengunjungi toko-toko ALDO di Pondok Indah Mall 1, Mall Kelapa Gading, Kota Kasablanka, Grand Indonesia, Paris Van Java Bandung, Tunjungan Plaza Surabaya, Icon Mall, serta Beachwalk Bali.

    Menjelang Musim Penutup Stranger Things

    Stranger Things musim kelima akan rilis dalam tiga volume pada musim gugur tahun ini dengan jadwal sebagai berikut:

    • Volume 1 (4 episode): 27 November
    • Volume 2 (3 episode): 25 Desember (Hari Natal)
    • Volume 3 (Final): 31 Desember (Malam Tahun Baru)
      Semua episode tayang mulai pukul 08.00 WIB.

    Koleksi ini hadir sebagai bentuk selebrasi terhadap perjalanan panjang Stranger Things yang sejak 2016 menjadi salah satu serial paling populer di dunia, meraih lebih dari 70 penghargaan internasional termasuk Emmy dan SAG Awards, serta memiliki lebih dari 230 nominasi.

    Tentang ALDO

    Didirikan pada 1972, ALDO dikenal sebagai brand yang menghadirkan fashion trendi dengan harga terjangkau. Informasi lengkap dapat diakses melalui www.aldogroup.com dan www.aldoshoes.com, serta akun media sosial @aldo_shoes.

    Tentang Stranger Things

    Diciptakan oleh The Duffer Brothers, Stranger Things menjadi fenomena global sejak musim pertamanya. Serial ini menghidupkan kembali budaya pop era ’80-an, termasuk membawa lagu “Running Up That Hill” milik Kate Bush kembali ke Billboard Hot 100 setelah 38 tahun.

    Franchise ini terus berkembang melalui pertunjukan panggung, buku, pengalaman interaktif, hingga acara tahunan Stranger Things Day setiap 6 November. aka/bel

  • Rencana Sulap Pasar Beringkit Jadi Mall dan Bioskop Memicu Polemik

    Rencana Sulap Pasar Beringkit Jadi Mall dan Bioskop Memicu Polemik

    JeettNews, Badung | Rencana Bupati Badung Wayan Adi Arnawan untuk menyulap Pasar Beringkit menjadi kawasan modern berisi mall dan bioskop terus memancing respons luas. Di tengah upaya Pemerintah Kabupaten Badung mempertegas identitas Kota Mangupura sebagai kota modern, suara penolakan bermunculan dari tokoh pertanian nasional hingga pengamat ekonomi Bali. Mereka menilai perubahan ini berisiko menghapus identitas asli Beringkit sebagai pasar ternak paling legendaris di Pulau Dewata.

    Tokoh nasional yang dikenal sebagai “Bapak Sejuta Traktor”, Drs. I Made Urip, M.Si, menjadi salah satu figur yang paling keras memberikan peringatan. Politisi senior PDI Perjuangan yang telah duduk di Komisi IV DPR RI selama lima periode ini menegaskan bahwa Beringkit bukan sekadar pasar. Bagi para petani, terutama Kaum Marhaen, tempat ini adalah ruang hidup, ruang bertahan, dan ruang ekonomi yang sudah terbentuk puluhan tahun.

    “Kalau Pasar Beringkit dijadikan mall dan bioskop, lalu pasar ternaknya dipindah kemana? Ini bukan hanya soal lokasi, tapi soal identitas,” tegas Made Urip kepada JeettNews pada Minggu (16/11/2025). Ia dikenal luas oleh petani dan krama subak Bali sebagai “Bapak Pertanian Bali”, karena konsistensinya memperjuangkan kepentingan petani dan peternak.

    Menurutnya, Pasar Beringkit memiliki nilai sejarah yang tidak bisa dibongkar hanya demi pembangunan komersial. Bertahun-tahun menjadi pusat jual beli sapi dari seluruh Bali mulai dari Jembrana, Tabanan, Buleleng, Bangli, Karangasem hingga Klungkung, sehingga pasar ini memegang peran strategis dalam rantai pasok daging sapi di Bali. Transaksi di pasar ini setiap minggunya mencapai miliaran rupiah, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan dan musim pariwisata tinggi yang meningkatkan permintaan hotel dan restoran.

    “Beringkit itu bukan hanya milik Badung, tapi milik Bali. Hilangnya pasar ternak berarti memutus urat nadi ekonomi ribuan petani dan peternak,” tegasnya. Pandangan senada disampaikan pengamat ekonomi Bali, Nyoman Suparsa, yang mempertanyakan secara tajam arah pembangunan tersebut. Ia menilai alih fungsi total bisa menciptakan kekosongan ekosistem ekonomi rakyat yang selama ini terpusat di Beringkit.

    “Waduh… pasar ternaknya dipindah kemana? Menurut tiang, Pasar Beringkit itu ikon legenda pusat sapi se-Bali. Harus dipertahankan. Yang dibenahi itu tata kelola dan manajemen, bukan fungsi utamanya,” ujar Suparsa.

    Ia mendorong agar Pemkab Badung tidak tergesa-gesa melakukan perubahan struktural. Baginya, modernisasi tetap bisa dilakukan tanpa harus mengorbankan identitas pasar tradisional. Suparsa menilai pengembangan berbasis digitalisasi, seperti sistem barcode ternak, marketplace ternak berbasis aplikasi, penataan lokasi yang lebih higienis, serta layanan kesehatan hewan terpadu, justru akan mengangkat pasar Beringkit sebagai pusat perdagangan hewan modern pertama di Indonesia timur.

    “Pasar Beringkit itu unggulan, bukan beban. Ketika hotel dan restoran di Bali membutuhkan daging segar berkualitas, mereka mengandalkan pasokan dari sini. Jangan remehkan peran Beringkit dalam menopang pariwisata,” tambahnya.

    Di sisi lain, masyarakat Badung dan pelaku usaha kecil di sekitar pasar masih menunggu kejelasan rencana relokasi serta dampak ekonomi yang mungkin muncul selama masa pembangunan. Banyak dari mereka mengaku khawatir akan kehilangan pelanggan jika lokasi dipindahkan terlalu jauh atau tidak dirancang dengan matang.

    Sementara Pemkab Badung belum memberikan detail final mengenai lokasi relokasi pasar ternak, radius pembangunan, serta berapa persen porsi pasar tradisional yang akan dipertahankan di dalam konsep mall.

    Polemik yang mengemuka ini menunjukkan bahwa modernisasi kota tidak bisa hanya bertumpu pada bangunan megah. Ada identitas, sejarah ekonomi rakyat, dan struktur sosial yang ikut bergerak di dalamnya. Beringkit bukan sekadar pasar; ia adalah denyut ekonomi ribuan keluarga petani di seluruh Bali. Perubahan tanpa kajian mendalam dikhawatirkan justru mengikis fondasi ekonomi rakyat yang selama ini menjadi pilar penting kehidupan masyarakat Bali. aka/ker

  • Dukung UMKM Difabel, Gubernur Koster dan Ibu Putri Bagikan Ratusan Cup Kopi Gratis untuk Pengunjung

    Dukung UMKM Difabel, Gubernur Koster dan Ibu Putri Bagikan Ratusan Cup Kopi Gratis untuk Pengunjung

    JeettNews, Denpasar | Gubernur Bali Wayan Koster bersama Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Suastini Koster, turun langsung mengunjungi Pasar Murah menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan yang digelar di depan Kantor Gubernur, Minggu (16/11/2025). Kehadiran keduanya disambut antusias ribuan pengunjung yang memadati lokasi sejak pagi.

    Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Koster dan Ibu Putri tak hanya meninjau lapak-lapak UMKM, tetapi juga memborong belanjaan untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat. Suasana makin hidup ketika Ibu Putri Koster menggelar kuis seputar program Pemprov Bali. Warga yang mampu menjawab pertanyaan berhak membawa pulang paket kebutuhan hari raya yang dijual di arena pasar murah.

    Dukungan nyata juga diberikan kepada pelaku UMKM penyandang disabilitas. Di hadapan para pengunjung, Koster dan Ibu Putri memborong 100 cup kopi dari kelompok UMKM difabel yang tergabung dalam Difel Cafe Gantari Jaya, serta 25 cup kopi lainnya dari UMKM yang turut berjualan. Seluruh kopi tersebut kemudian dibagikan secara cuma-cuma kepada masyarakat.

    Ketua KUBE Gantari Jaya, I Nyoman Juniartha, menyampaikan terima kasih atas perhatian Gubernur Bali dan Ibu Putri. Ia menjelaskan, Difel Cafe menjadi ruang bagi para penyandang disabilitas untuk berkarya secara mandiri, termasuk mengolah ampas kopi menjadi dupa siap pakai. “Yang digunakan adalah ampas kopi hasil mesin barista, bukan endapan setelah diminum. Ini juga sudah kami konsultasikan dengan pemuka agama,” jelasnya.

    Ibu Putri Koster mengapresiasi semangat para difabel tersebut. Ia mendorong agar usaha mereka terus berkembang, sekaligus mengingatkan agar dalam proses pembuatan dupa tidak menggunakan bahan kimia yang dapat membahayakan kesehatan.

    Sementara itu, Gubernur Koster menegaskan bahwa Pasar Murah digelar untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan hari raya dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas inflasi daerah. “Masyarakat sangat antusias berbelanja. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau dan ini sangat membantu,” ujarnya.

    Koster menambahkan, pasar murah akan terus digelar secara berkala untuk mengantisipasi fluktuasi harga. Pada pelaksanaan kali ini, terdapat 50 UMKM binaan Pemprov Bali, Bank Indonesia, BPD, dan OJK yang menjajakan berbagai kebutuhan hari raya seperti canang, buah-buahan, daging, telur, hingga busana adat. Di antara produk yang paling diburu masyarakat adalah canang ceper yang dijual sangat murah, yakni Rp157 untuk 15 buah. hum/aka

  • Heboh! Pasar Beringkit akan Jadi Mall dan Bioskop

    Heboh! Pasar Beringkit akan Jadi Mall dan Bioskop

    JeettNews, Badung | Bupati Badung Wayan Adi Arnawan mengambil langkah tegas untuk mengubah wajah kawasan Pasar Beringkit. Dalam rencana revitalisasi yang sudah dipersiapkan, pasar tradisional terbesar di Badung itu akan disulap menjadi mall modern lengkap dengan fasilitas bioskop. Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas Kota Mangupura sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan layanan publik yang lebih maju.

    Adi Arnawan menegaskan bahwa Pasar Beringkit tidak bisa dibiarkan berjalan dengan pola lama. Ia ingin kawasan itu menjadi ruang yang lebih tertata, nyaman, dan berfungsi sebagai titik aktivitas masyarakat yang lebih luas. “Kita ingin Mangupura punya fasilitas kota modern. Beringkit harus naik kelas,” ujarnya di Puspem Badung, pada Minggu (16/11/2025).

    Dalam konsep awal, pedagang tradisional tetap diberikan ruang khusus agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan. Sementara fasilitas mall dan bioskop disiapkan untuk menambah daya tarik kawasan sekaligus memberikan alternatif hiburan bagi warga Badung dan sekitarnya.

    Rencana ini juga dinilai akan mempercepat tumbuhnya pusat keramaian baru di Mengwi. Selama ini, warga Badung utara dan tengah harus menuju Denpasar atau Kuta untuk menikmati fasilitas hiburan yang memadai.

    Pemkab Badung memastikan proses pembangunan akan memperhatikan keberlangsungan pedagang dengan menyiapkan skema relokasi yang tidak memberatkan mereka. Revitalisasi ini diharapkan menjadi titik awal perubahan wajah Kota Mangupura yang lebih modern tanpa meninggalkan peran pasar rakyat. aka/kes

  • XLSMART Tumbuh Double Digit di Q3 2025, Laba Bersih  Melesat 288% YoY Jadi Rp 1,15 Triliun

    XLSMART Tumbuh Double Digit di Q3 2025, Laba Bersih  Melesat 288% YoY Jadi Rp 1,15 Triliun

    JeettNews, Denpasar | PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) kembali menunjukkan performa cemerlang di tengah persaingan industri telekomunikasi yang semakin ketat. Dalam laporan kinerja kuartal ketiga (Q3) tahun 2025, perusahaan hasil konsolidasi pasca merger ini sukses mencatat pertumbuhan double digit di berbagai lini bisnisnya, sekaligus membuktikan efektivitas strategi integrasi dan sinergi pasca penggabungan.

    Selama periode Juli hingga September 2025, XLSMART berhasil membukukan total pendapatan sebesar Rp 11,47 triliun, melonjak 38% year-on-year (YoY) dibandingkan kuartal yang sama tahun sebelumnya. Kinerja operasional yang kuat juga tercermin dari pertumbuhan EBITDA yang dinormalisasi (Normalized EBITDA) sebesar 24% YoY menjadi Rp 5,40 triliun, dengan margin 47%. Sementara laba bersih setelah dinormalisasi (Normalized PAT) mencatat lonjakan fantastis 288% YoY menjadi Rp 1,15 triliun.

    Dari total pendapatan, kontribusi layanan data dan digital mendominasi lebih dari 89,7%, menegaskan posisi XLSMART sebagai pemain utama di sektor layanan berbasis digital. Secara kumulatif, pendapatan sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025 tercatat mencapai Rp 30,57 triliun, menunjukkan momentum pertumbuhan yang konsisten pasca merger.

    Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi, menegaskan bahwa kuartal ketiga 2025 menjadi tonggak penting dalam perjalanan integrasi kedua perusahaan. “Kuartal ketiga menandai fase penting bagi XLSMART dalam mewujudkan nilai konsolidasi dan integrasi pasca merger. Di tengah dinamika industri yang menantang, kami berhasil mencatat pertumbuhan yang solid, didukung oleh momentum pasca merger yang kuat,” ujarnya.

    Rajeev menambahkan, integrasi jaringan berjalan sesuai rencana dengan percepatan penggelaran infrastruktur dan peningkatan kualitas layanan yang signifikan. “Pendapatan tumbuh 38% YoY dengan EBITDA dan laba bersih yang tetap sehat meski terdapat beban integrasi satu kali. Ini menunjukkan daya tahan dan fundamental bisnis yang semakin kuat,” tegasnya.

    Ia juga mengungkapkan bahwa XLSMART kini berada di jalur yang tepat untuk merealisasikan potensi sinergi senilai USD 150–200 juta pada tahun 2025. Beberapa inisiatif strategis, seperti penyatuan pusat operasional dan pemantauan layanan terpadu, dukungan dari mitra jaringan serta optimalisasi aset menara, telah menunjukkan hasil nyata dalam meningkatkan efisiensi dan daya saing perusahaan.

    Hingga akhir September 2025, jumlah pelanggan XLSMART mencapai 79,6 juta dengan ARPU blended Rp 39 ribu, naik dua digit dibandingkan kuartal sebelumnya. Lonjakan ini sejalan dengan meningkatnya pengalaman pelanggan akibat integrasi jaringan yang efektif.

    Dari sisi operasional, XLSMART memang mencatat peningkatan biaya sebagai konsekuensi dari proses integrasi dan perluasan aktivitas bisnis. Namun, efisiensi tetap dijaga melalui pengendalian biaya iklan dan promosi. Biaya infrastruktur, interkoneksi, serta beban regulasi meningkat seiring skala operasi yang lebih besar, tetapi semuanya terkendali dalam kerangka transformasi jangka panjang.

    Tiga pilar bisnis utama — Mobile, Enterprise, dan Home — menjadi motor utama pertumbuhan. Pada segmen mobile, XLSMART memperkuat posisi melalui tiga merek besar: XL, AXIS, dan Smartfren, dengan simplifikasi paket perdana serta penawaran produk yang semakin adaptif terhadap kebutuhan pasar. Interaksi digital pelanggan meningkat pesat, dengan 39,1 juta pengguna aktif aplikasi myXL, AXISNet, dan mySmartfren, tumbuh 21% YoY.

    Untuk segmen enterprise, XLSMART for Business menghadirkan solusi komprehensif berbasis connectivity, ICT, IoT, cloud, keamanan siber, hingga otomasi. Peluncuran platform ESTA (Enterprise Smart Technology & Automation) pada Juli 2025 mempertegas posisi perusahaan sebagai mitra strategis digital bagi dunia usaha dan pemerintahan.

    Sementara di segmen home broadband, XL Satu memperluas pangsa pasar rumah tangga dengan hampir satu juta pelanggan. Penawaran fleksibel dengan harga terjangkau membuat layanan ini semakin digemari di segmen keluarga urban.

    Secara finansial, XLSMART menjaga neraca yang sehat dengan utang kotor Rp 22,50 triliun dan rasio net debt to EBITDA 3,27x. Tidak ada pinjaman berdenominasi dolar AS, dan 84% pinjaman menggunakan suku bunga mengambang. Free Cash Flow (FCF) meningkat 23% menjadi Rp 9,41 triliun, menunjukkan likuiditas yang kuat di tengah proses integrasi besar.

    Untuk belanja modal (Capex) hingga akhir September 2025, XLSMART telah menggelontorkan Rp 4,26 triliun untuk mempercepat integrasi jaringan dan peningkatan pengalaman pelanggan.

    Hasilnya, kualitas layanan meningkat signifikan. Kecepatan unduh pelanggan XL, AXIS, dan Smartfren naik 71%, sementara cakupan populasi pengguna Smartfren tumbuh 38%. Melalui inisiatif National Roaming dan MOCN, pelanggan kini dapat menikmati jangkauan jaringan terpadu di 192 kota/area tambahan di seluruh Indonesia.

    Dengan dukungan teknologi dari ZTE dan Huawei, XLSMART kini mengoperasikan lebih dari 209 ribu BTS, naik 27% dibanding tahun sebelumnya, dengan trafik data mencapai 3.903 Petabytes, melonjak 53% YoY.

    Kinerja impresif ini mempertegas keberhasilan XLSMART dalam mentransformasi tantangan integrasi menjadi momentum pertumbuhan berkelanjutan. Dengan sinergi operasional, basis pelanggan solid, dan pijakan finansial yang kuat, XLSMART melangkah mantap menuju posisi sebagai penyedia layanan digital terintegrasi terdepan di Indonesia. ibn/aka/ker

  • Toreh Rekor Baru! Bank BPD Bali Cetak Laba Rp998,7 Miliar, Bukti Nyata Ekonomi Bali Makin Inklusif

    Toreh Rekor Baru! Bank BPD Bali Cetak Laba Rp998,7 Miliar, Bukti Nyata Ekonomi Bali Makin Inklusif

    JeettNews, Denpasar | Bank BPD Bali sampai dengan Bulan Oktober 2025 kembali mencatatkan kinerja cemerlang di seluruh indikator utama, sebuah bukti efektivitas strategi bisnis yang diterapkan dengan pencapaian asset Rp42,4 triliun, melampaui target yang dipatok sebesar Rp41,10 triliun atau mencapai 103,13% dan mencatatkan pertumbuhan tahunan (YoY) sebesar 6,60% dibandingkan Oktober 2024 sebesar Rp39,76 triliun.

    Pertumbuhan aset ini didukung oleh fungsi intermediasi yang sehat, di mana penyaluran kredit berhasil menembus angka Rp24,76 triliun, melampaui target sebesar Rp24,64 triliun atau sebesar 100,50% dan tumbuh signifikan sebesar 9,33% (YoY) dibandingkan Oktober 2024 sebesar Rp22,65 triliun. Kredit ini secara fokus didedikasikan untuk pemberdayaan masyarakat, di mana Rp12,59 triliun atau 50,85% dari total kredit disalurkan kepada sektor UMKM. Dukungan ini diwujudkan melalui penyaluran produk kredit UMKM diantaranya KUR, Kredit Usaha Alsintan (KUA), Sidi Kumbara dan produk-produk kredit UMKM lainnya.

    Di sisi pendanaan, kepercayaan publik terhadap Bank BPD Bali tetap terjaga dengan baik, tercermin dari perhimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp35,42 triliun, melebihi target yang direncanakan sebesar Rp33,73 triliun. Penghimpunan DPK tersebut tumbuh 4,80% (yoy) dibandingkan periode yang sama pada Oktober tahun 2024 sebesar Rp33,79 triliun. Secara proporsi, pencapaian Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 105,03% didominasi oleh pencapaian dana berbiaya murah dimana rasio CASA mencapai 65,05%, menandakan struktur pendanaan yang sangat efisien dan stabil.

    Rasio keuangan juga terjaga dengan baik, di mana per Oktober 2025 KPMM sebesar 28,6%, ROA sebesar 3,73%, ROE sebesar 24,88%, NIM sebesar 6,37%, BOPO tercatat sebesar 60,21%, menunjukkan efisiensi yang terjaga baik, sedangkan LDR mencapai 69,88%, mencerminkan kemampuan bank dalam menyalurkan dana secara produktif. Adapun NPL Gross berada di posisi 0,83%, jauh di bawah ambang batas ketentuan perbankan. Solidnya kinerja juga ditunjukkan dengan pencapaian laba sebesar Rp998,7 milyar atau tumbuh sebesar 23,35% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, hal tersebut tidak terlepas dari dukungan penuh pemegang saham melalui penyertaan modal disetor dan modal inti mencapai Rp5,29 triliun.

    Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pencapaian kinerja yang dicapai per Oktober 2025 ini merupakan buah dari dukungan penuh Pemegang Saham, pertumbuhan bisnis, perbaikan kualitas aset, struktur pendanaan yang baik, efisiensi operasional serta berbagai inovasi produk dan layanan yang relevan dengan kebutuhan nasabah.

    Ia juga menegaskan bahwa kinerja keuangan selalu berjalan beriringan dengan komitmen pada inklusi dan pembangunan daerah. “Memasuki bulan Oktober, kami fokus pada perayaan puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Nasional dengan menggelar Expo BIK 2025 yang diselenggarakan di Living World Denpasar dan SimPel Championship Bank BPD Bali berbasis LMSKU Jenjang SMP Se-Provinsi Bali yang berlokasi di Kampus ISI Bali. Ini bukan hanya perayaan, tetapi wadah edukasi literasi yang melibatkan para siswa SMK dan UMKM, sebagai upaya kolaborasi penguatan ekosistem ekonomi dan menjadi salah satu program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD)”, jelasnya didampingi Direktur Operasional Bank BPD Bali, Ida Bagus Gede Setia Yasa, S.Kom.,MM., dan Direktur Kredit Bank BPD Bali, Made Lestara Widiatmika, S.E., M.M., di sela-sela Media Gathering Bank BPD Bali di Denpasar, pada Selasa (12/11/2025).

    Sudharma juga menyoroti keberhasilan bank dalam mendukung sektor berkelanjutan sesuai visi Bank BPD Bali sebagai Bank yang kuat, terkemuka dan berdaya saing tinggi untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. “Komitmen kami terhadap UMKM dan pembangunan berkelanjutan di Bali kembali mendapat apresiasi. Kami baru saja menerima apresiasi dari Bank Indonesia Perwakilan Bali pada Bali Green Economy Forum, atas keberhasilan menyalurkan kredit kepada pelaku UMKM senilai Rp12,55 triliun. Lebih membanggakan lagi, dua debitur binaan kami dinobatkan sebagai UMKM berprestasi ekspor di sektor coklat/kakao,” kata Sudharma.

    Sudharma menambahkan bahwa keberhasilan ini sejalan dengan fokus Bank BPD Bali pada pembiayaan ekonomi hijau. “Penerapan ekonomi hijau kini menjadi fokus utama kami. Kami mendapat insentif Giro Wajib Minimum (GWM) dari BI khusus untuk ekonomi hijau, yang memungkinkan kami memanfaatkannya kembali untuk pembiayaan kepada UMKM dengan suku bunga yang lebih rendah. Kami menegaskan, sektor UMKM akan tetap menjadi motor penggerak ekonomi Bali. Kami menargetkan proporsi pembiayaan bagi UMKM terus dijaga di atas 50 persen dari total kredit kami,” tutupnya. ril/aka